AKTUALITA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Rudi Sabana menghadiri ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) yang diselenggarakan di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Minggu (03/08/25).
Menurut Rudi, Kegiatan ini menjadi sorotan sebagai upaya pengembangan potensi santri diniyah takmiliyah dalam bidang seni dan olahraga. Rudi juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan PORSADIN yang dinilainya sebagai sarana positif dalam membentuk karakter generasi muda berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung. PORSADIN adalah wujud nyata kontribusi lembaga diniyah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi,” ujar Rudi Sabana.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya memberikan ruang bagi kreativitas dan kompetisi sehat di kalangan santri, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah antar lembaga diniyah di tingkat kecamatan. Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Bogor.
“Saya berharap kehadiran dan partisipasi para tokoh serta pemerintah daerah dalam kegiatan semacam ini dapat menjadi sinyal positif terhadap perhatian yang lebih besar terhadap pendidikan diniyah di akar rumput,” harapnya.
Senada dengan Rudi, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bogor H. Sardi juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan diniyah.
“PORSADIN ini diikuti oleh ratusan santri dari berbagai lembaga diniyah takmiliyah se Kecamatan Cileungsi, dan berlangsung dengan meriah. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bogor bisa lebih perhatian dan peduli terhadap kegiatan PORSADIN, karena ini bukan hanya soal lomba, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter anak-anak kita,” tegas H. Sardi.
PORSADIN sendiri telah menjadi agenda tahunan yang ditunggu oleh para santri sebagai ajang unjuk bakat dan prestasi dalam nuansa keislaman yang penuh semangat kebersamaan. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini di Desa Gandoang, masyarakat berharap adanya kesinambungan program serupa yang lebih luas cakupannya di masa mendatang, serta meningkatnya peran aktif pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan keagamaan di Kabupaten Bogor.
(Rz)









