AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor gelar Rapat Koordinasi Persiapan dan Sosialisasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tingkat Kabupaten Bogor di Gedung Serbaguna 1, Cibinong, pada Kamis (23/1/2025).
Pj Bupati Bogor Bachril Bakri menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan terkait program pemeriksaan kesehatan gratis.
“Program ini sekaligus menjadi bagian dari Astacita keempat yang digagas pak Presiden Prabowo Subianto, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat,” ucapnya kepada Aktualita.co.id.
“Kami pemerintah Kabupaten Bogor sangat mendukung program ini. Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik saat masyarakat sedang berulang tahun,” sambungnya.
Bachril menambahkan, melalui program ini, masyarakat yang terindikasi memiliki masalah kesehatan dapat segera ditangani. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dan usia harapan hidup di Kabupaten Bogor, yang saat ini berada di angka 74,15 tahun, agar bisa mencapai 75 tahun atau lebih,” ungkapnya.
Untuk mempermudah akses, kata Bachril, program ini menggunakan sistem pendaftaran berbasis teknologi informasi, serta Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan untuk mendata masyarakat melalui sistem yang telah disiapkan.
“Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi mobile atau langsung mendatangi fasilitas kesehatan terdekat,” terangnya.
“Semua penyakit akan diperiksa, dengan syarat hanya membawa KTP. Rencananya, realisasi program ini akan dimulai pada awal Februari,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Agus Fauzi mengungkapkan, bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis ini akan melibatkan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Bogor, baik milik pemerintah maupun swasta.
“Kami memiliki 93 puskesmas, dan dalam pelaksanaan ini klinik serta rumah sakit swasta juga akan dilibatkan. Sama seperti saat percepatan penanganan COVID-19, seluruh pihak berjejaring, termasuk laboratorium kesehatan,” tukasnya.
Untuk diketahui, Kabupaten Bogor menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang mengadakan rapat koordinasi untuk program ini. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
(pandu maulana)









