AKTUALITA.CO.ID _ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggelar sosialisasi sekaligus pendistribusian gelombang kedua di SDN Cipayung, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (23/1/25).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, staf ahli, serta Ketua Badan Komunikasi Nasional Desa Indonesia (BKNDI).
Ketua Badan Komunikasi Nasional Desa Indonesia (BKNDI) Isra A Sanaky menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah daerah, khususnya Pj Bupati Bogor, serta unsur SKPD, TNI, dan Polri yang telah mendukung kelancaran program ini.
“Kami dari BKNDI berterimakasih atas dukungan pemerintah daerah. Sebelumnya, kami sudah menyalurkan makanan bergizi ke 20 sekolah di Kota Bogor. Hari ini, kami fokus di Kabupaten Bogor untuk tiga sekolah dengan satu dapur mandiri,” katanya kepada Aktualita.co.id.
Menurutnya, program MBG ini merupakan bagian dari upaya mendukung arahan Presiden RI dalam meningkatkan gizi masyarakat dan program ini memiliki cakupan luas dan akan terus dikembangkan hingga mencakup 38 provinsi di Indonesia.
“Kegiatan ini tidak hanya menyasar siswa TK dan SD, tetapi ke depannya juga akan diperluas untuk ibu hamil dan masyarakat lanjut usia. Untuk hari ini, Kabupaten Bogor menjadi prioritas, sebelum kami melanjutkan distribusi ke wilayah Jawa Tengah, seperti Cilacap dan beberapa kabupaten lainnya,” jelasnya.
Ia menyebut, pendanaan program ini sepenuhnya mandiri. BKNDI bekerja sama dengan konsorsium pengusaha yang tergabung dalam koperasi BKND Mandiri untuk mendanai kegiatan ini.
“Kami memiliki dapur mandiri dengan standar masak tinggi. Tim kami adalah tenaga terlatih yang telah berpengalaman, termasuk saat melayani kebutuhan gizi 30 ribu pasien COVID-19 sebelumnya. Kami sangat berhati-hati dalam proses masak untuk memastikan makanan bergizi, sehat, dan aman,” ungkapnya.
Isra juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, BKNDI belum pernah menerima keluhan dari sekolah atau siswa terkait makanan yang didistribusikan. Bahkan, banyak pihak meminta agar program ini diperluas.
Ditempat yang sama, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri menyatakan, apresiasinya atas kontribusi BKNDI dalam mendukung program makan bergizi gratis di wilayahnya. “Sampai saat ini, sudah ada delapan titik distribusi, termasuk di Cibinong. Kami juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp.70 miliar dalam APBD untuk mendukung kelancaran program ini,” terangnya.
Namun, Bachril mengakui bahwa cakupan program masih terbatas. Dari total 1.897 SD dan 765 SMP di Kabupaten Bogor, baru 32 sekolah yang menerima manfaat serta Pemkab Bogor terus berupaya memperluas jangkauan distribusi, bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan melibatkan UMKM serta Bumdes setempat.
“Kami akan terus berkoordinasi agar program ini berjalan lancar sesuai aturan. Selain SD dan SMP, kami juga menargetkan pesantren dan sekolah swasta agar semua anak bisa menikmati manfaat dari program ini,” tutupnya.
(pandu maulana)









