Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Job Insecurity Berbahaya Terhadap Kesehatan Mental

sayyev by sayyev
September 12, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Job Insecurity Berbahaya Terhadap Kesehatan Mental

ilustrasi/net

75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Karolinska Institutet Swedia melakukan penelitian terhadap para pekerja. Hasilnya, job insecurity berbahaya terhadap kesehatan mental karena dapat menimbulkan stres dan kecemasan. Job insecurity diartikan sebagai ketidakamanan dalam pekerjaan, bisa berupa kontrak kerja yang pendek, gaji rendah, hingga terlalu lama menganggur.

Pada saat job insecurity meningkat di banyak negara, Karolinska Institutet mencatat berdasarkan data registrasi dari lebih dari 250 ribu pekerja Swedia yang berusia antara 20 dan 55 tahun, yang dikumpulkan antara 2005 dan 2017.

Mereka semua pernah mengalami kondisi kerja yang tidak aman, sebelum akhirnya mendapatkan kondisi kerja yang lebih stabil. Diterbitkan dalam Journal of Epidemiology and Community Health, temuan para peneliti menunjukkan bahwa ketidakamanan kerja bahkan dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Berita lainnya

Kisah Pilu SDN Tajur 07 Citeureup, Ina: Siswa Belajar Kedinginan Saat Hujan karena Ruang Kelas Rusak

PGRI Cileungsi Ingin Bangun Sekretariat, Beben Suhendar: Bangun di Sekretariat Bersama

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 02 Sasanawiyata Cimandala

“Ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan bahwa perubahan pekerjaan yang tidak menentu ke pekerjaan yang aman, dapat mengurangi risiko kematian. Ini sama saja dengan mengatakan bahwa risiko kematian dini akan lebih tinggi jika seseorang tetap bekerja tanpa kontrak kerja yang aman,” kata Theo Bodin, asisten profesor di Institute of Environmental Medicine Karolinska Institutet di laman Malay Mail dikutip dari RMOL, Selasa (12/9/2023).

Secara lebih perinci, para partisipan yang berada dalam situasi yang tidak menentu mengurangi risiko kematian dini sebesar 20 persen dengan beralih ke pekerjaan tetap, yang lebih terjamin. Pengurangan ini bahkan meningkat menjadi 30 persen bagi mereka yang memilih bertahan pada pekerjaan tetap selama 12 tahun.

Selain itu, para peneliti menunjukkan bahwa hasil ini valid terlepas dari apa yang mungkin terjadi dalam kehidupan kerja mereka selanjutnya. “Hasil penelitian ini penting karena menunjukkan bahwa tingkat kematian yang tinggi yang diamati pada pekerja dapat dihindari. Jika kita mengurangi kerentanan di pasar tenaga kerja, kita dapat menghindari kematian dini di Swedia,” kata penulis pertama studi ini, Nuria Matilla-Santander.

Yang masih harus ditentukan adalah penyebab potensial dari kematian dini yang terkait dengan job insecurity. Baik dalam hal kesenjangan sosial, dampak psikologis dari kesulitan finansial, berkurangnya akses ke pelayanan kesehatan, atau gaya hidup yang tidak sehat.

Menurut para peneliti, hal ini akan menjadi bahan penelitian pada masa depan. Peneliti optimistis, dengan menggunakan basis data populasi yang besar, mereka dapat memperhitungkan banyak faktor yang dapat memengaruhi kematian, seperti usia, penyakit yang mungkin diderita oleh para pekerja, atau perubahan dalam hidup seperti perceraian. 

“Karena metode yang kami gunakan, kami dapat relatif yakin bahwa perbedaan dalam kematian disebabkan oleh kerentanan pekerjaan dan bukan karena faktor individu,” kata Nuria Matilla-Santander.

** yev

Tags: bahaya Job Insecurity
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Kisah Pilu SDN Tajur 07 Citeureup, Ina: Siswa Belajar Kedinginan Saat Hujan karena Ruang Kelas Rusak

by Arsyit Syarifudin
February 11, 2026
0
Kisah Pilu SDN Tajur 07 Citeureup, Ina: Siswa Belajar Kedinginan Saat Hujan karena Ruang Kelas Rusak

AKTUALITA.CO.ID – Kondisi memprihatinkan dunia pendidikan di Kabupaten Bogor terungkap dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) I di Kecamatan Citeureup. Kepala Sekolah SDN Tajur...

Read more

PGRI Cileungsi Ingin Bangun Sekretariat, Beben Suhendar: Bangun di Sekretariat Bersama

by Arsyit Syarifudin
February 10, 2026
0
PGRI Cileungsi Ingin Bangun Sekretariat, Beben Suhendar: Bangun di Sekretariat Bersama

AKTUALITA.CO.ID - Dalam Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang II Tahun 2025-2026 Daerah Pemilihan 2 (Dua) di Kecamatan Cileungsi, Wakil Ketua 2 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Read more

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 02 Sasanawiyata Cimandala

by Arsyit Syarifudin
February 9, 2026
0
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 02 Sasanawiyata Cimandala

AKTUALITA.CO.ID - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ferry Roveo Checanova meninjau langsung kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Sasanawiyata, Desa Cimandala, Kecamatan...

Read more

Rogoh Kantong Pribadi, Ipeck Bangun Dua Unit Toilet untuk SDN Hambalang 01

by Arsyit Syarifudin
February 8, 2026
0
Rogoh Kantong Pribadi, Ipeck Bangun Dua Unit Toilet untuk SDN Hambalang 01

AKTUALITA.CO.ID – Keterbatasan fasilitas sanitasi di SDN 1 Hambalang menjadi perhatian serius. Sekolah dasar yang memiliki sekitar 305 siswa tersebut selama ini hanya mengandalkan satu unit toilet dengan...

Read more

Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Masih Zona Hijau Virus Nipah

by Arsyit Syarifudin
February 6, 2026
0
Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Masih Zona Hijau Virus Nipah

AKTUALITA.CO.ID – Merebaknya isu Virus Nipah yang belakangan menjadi perhatian publik tidak perlu menimbulkan kepanikan di masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Dr....

Read more
Next Post
Hapus Tunjangan, Sistem Gaji Tunggal ASN Mulai Dibahas

Hapus Tunjangan, Sistem Gaji Tunggal ASN Mulai Dibahas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Galian Tanah Makan Korban, Sopir Tewas Tertimbun Tanah

Galian Tanah Makan Korban, Sopir Tewas Tertimbun Tanah

July 28, 2024
Wagub Jabar Targetkan 4.800 SPPG Beroperasi Penuh Pada November 2025

Wagub Jabar Targetkan 4.800 SPPG Beroperasi Penuh Pada November 2025

October 14, 2025
Piala Juara Festival Usia Dini Diboyong Persibotim

Piala Juara Festival Usia Dini Diboyong Persibotim

January 8, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW