AKTUALITA.CO.ID – Aksi spontan dan berani dilakukan oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, pada malam pergantian Tahun Baru, Rabu (31/12/2025). Tanpa seragam dinas lengkap dan mobil patroli, ia berhasil meringkus seorang sopir Angkutan Kota (Angkot) yang nekat mengonsumsi sabu sambil mengemudi.
Kejadian bermula ketika Kompol Edison hendak melakukan kontrol jalur dari arah Bukaka menuju Limus Nunggal. Karena mobil dinasnya terparkir di Mapolsek, ia memutuskan untuk menumpang angkot layaknya warga biasa dengan mengenakan jaket.
“Saya naik angkot pakai jaket. Di dalam perjalanan, saya perhatikan gelagat sopir ini sangat mencurigakan. Mulutnya mengunyah terus, gelisah, dan tidak fokus saat nyetir,” cerita Kompol Edison kepada Aktualita.co.id, Kamis (1/1/2026).
Bawa 6 Nyawa Penumpang
Kecurigaan naluri kepolisiannya terbukti benar. Saat ditanya, sang sopir yang awalnya mengelak akhirnya mengaku telah menggunakan barang haram tersebut. Yang mengerikan, saat itu di dalam angkot terdapat enam orang penumpang yang nyawanya tengah dipertaruhkan oleh sopir yang sedang teler tersebut.
Tanpa buang waktu, Kompol Edison langsung memerintahkan angkot berhenti tepat di depan Mapolsek Cileungsi.
“Ini sangat berbahaya. Pelaku mengemudi dalam pengaruh narkoba sambil membawa penumpang. Itu alasan utama saya langsung hentikan kendaraan tersebut demi keselamatan warga,” tegasnya.
Barang Bukti Sisa Sabu
Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sabu seberat kurang dari 0,5 gram, alat hisap (bonk/pipet), dan plastik klip di dalam mobil.
Diketahui pelaku bernama Deni (38), warga Gandaria, Jakarta. Kepada polisi, Deni mengaku menggunakan sabu di wilayah Pasar Rebo sebelum menarik angkot ke arah Cileungsi. Sisa sabu yang ditemukan rencananya akan ia jual kembali.
Pelaku kini telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor. Mengingat barang bukti yang relatif kecil, pelaku berpotensi menjalani proses rehabilitasi sesuai undang-undang yang berlaku.
Kompol Edison pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan terkait narkoba di lingkungan mereka. “Kami siap tindak lanjuti demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
(Pandu)









