Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Kebijakan Masuk Sekolah Lebih Pagi Jadi Sorotan, Doni: Nggak Ada Urgensinya

sayyev by sayyev
July 11, 2025
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Kebijakan Masuk Sekolah Lebih Pagi Jadi Sorotan, Doni: Nggak Ada Urgensinya
75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Aktualita.co.id – Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengatur jam masuk sekolah dimulai pukul 06.30 WIB dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK menuai polemik. Tak hanya menjadi bahan perbincangan di masyarakat, kebijakan ini juga mendapat sorotan tajam dari kalangan legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Doni Maradona Hutabarat, menilai kebijakan tersebut tidak menyentuh persoalan mendasar yang tengah dihadapi masyarakat Jawa Barat. Ia mempertanyakan urgensi dari kebijakan mempercepat jam masuk sekolah tersebut.

Berita lainnya

Gus Ipul Ajak Warga Lihat Sekolah Rakyat

21 Kepala OPD Jadi Pembina Upacara SMP

Biar Error Asal Kesohor, KDM Kecewakan Ribuan Orang Tua Siswa di SPMB 2026

“Pandangan saya ini pribadi ya, bukan atas nama fraksi. Menurut saya, uruslah dulu persoalan-persoalan yang memang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di bawah. Jangan bikin kebijakan yang bukan persoalan utama,” ungkap Doni kepada aktualita.co.id, Jumat (11/07/25).

Menurutnya, Jawa Barat memiliki banyak masalah mendesak yang belum terselesaikan, mulai dari konflik pertanahan di Desa Sukawangi, isu moratorium, hingga persoalan tambang. Ia mengkritik kebijakan Gubernur Dedi yang dianggap hanya menimbulkan kontroversi di tengah publik.

“Urgensinya masuk pagi apa? Enggak ada. Yang jadi urgensi itu ya masalah-masalah besar seperti di Sukawangi, moratorium, tambang, dan lain-lain. Jangan buat kebijakan yang hanya menimbulkan polemik,” tegas Doni.

Dasar Kebijakan: Pembentukan Karakter Pancawaluya

Perlu di ketahui, Dalam SE tersebut Gubernur Dedi Mulyadi menyebut kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Ia juga menyebut kebijakan ini untuk membentuk generasi Pancawaluya – yakni generasi yang Bageur (berperilaku baik), Cageur (sehat), Bener (benar), Pinter (cerdas), dan Singer (terampil).

“Jam belajar efektif di pagi hari diharapkan dapat mengoptimalkan daya serap siswa sesuai usia dan potensi mereka,” demikian tertulis dalam SE.

Ketentuan Jam Belajar Baru di Jabar

Berikut rincian ketentuan jam masuk dan durasi pembelajaran menurut SE yang mulai berlaku di seluruh wilayah Jawa Barat:

PAUD, RA, TKLB

Senin–Kamis: Masuk pukul 06.30 WIB, durasi belajar minimal 195 menit.

Jumat: Masuk pukul 06.30 WIB, durasi belajar minimal 120 menit.

SD/MI, SDLB

Senin–Kamis: Masuk pukul 06.30 WIB, minimal 7 jam pelajaran (JP).

Jumat: Kelas I minimal 4 JP, Kelas II 6 JP.

1 JP: 35 menit (SD/MI), 30 menit (SDLB).

SMP/MTs

Senin–Kamis: Masuk pukul 06.30 WIB, minimal 8,75 JP.

Jumat: Minimal 6 JP.

1 JP: 40 menit.

SMPLB

Senin–Kamis: 8,5 JP, Jumat 6 JP.

1 JP: 35 menit.

SMA/MA, SMLB

Senin–Kamis: Minimal 10 JP.

Jumat: Minimal 6 JP.

1 JP: 45 menit (SMA/MA), 40 menit (SMLB).

SMK/MAK

Senin–Kamis: Minimal 10,5 JP.

Jumat: Minimal 6 JP.

1 JP: 45 menit.

Selain itu, dalam kebijakan ini juga ditegaskan bahwa kegiatan belajar-mengajar hanya dilakukan dari Senin hingga Jumat. Hari Sabtu dan Minggu sepenuhnya diliburkan.

Fraksi DPRD Minta SE Dikaji Ulang

Kontroversi terkait SE ini tidak hanya datang dari Doni Maradona, beberapa fraksi lain di DPRD Jabar juga disebut telah meminta Gubernur untuk mengevaluasi atau bahkan mengkaji ulang penerapan kebijakan tersebut sebelum resmi diberlakukan secara luas.

Tags: kebijakan sekolah lebih pagiSurat Edaran Gubernur Jabar
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Gus Ipul Ajak Warga Lihat Sekolah Rakyat

by Arsyit Syarifudin
June 16, 2026
0
Gus Ipul Ajak Warga Lihat Sekolah Rakyat

AKTUALITA.CO.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak masyarakat, khususnya calon siswa dan orang tua, untuk melihat secara langsung proses pendidikan di Sekolah Rakyat. Ajakan tersebut...

Read more

21 Kepala OPD Jadi Pembina Upacara SMP

by Arsyit Syarifudin
June 16, 2026
0
21 Kepala OPD Jadi Pembina Upacara SMP

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah berbeda dalam memperkuat pendidikan karakter di kalangan pelajar. Sebanyak 21 kepala perangkat daerah, asisten, staf ahli, dan direktur RSUD diterjunkan langsung...

Read more

Biar Error Asal Kesohor, KDM Kecewakan Ribuan Orang Tua Siswa di SPMB 2026

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
Biar Error Asal Kesohor, KDM Kecewakan Ribuan Orang Tua Siswa di SPMB 2026

AKTUALITA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) gagal menghadirkan layanan terbaik di bidang pendidikan. Untuk menyekolahkan anak saja, warga Jawa Barat harus dihadapkan dengan sistem SPMB error...

Read more

Pendaftaran Magang Jepang Resmi Dibuka

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
Pendaftaran Magang Jepang Resmi Dibuka

AKTUALITA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bekerja dan mengembangkan karier di Jepang melalui Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo. Pendaftaran kedua program...

Read more

JSK Dian Asri 2 Hadirkan Layanan Kesehatan, IKD hingga Pojok Baca Anak

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
JSK Dian Asri 2 Hadirkan Layanan Kesehatan, IKD hingga Pojok Baca Anak

AKTUALITA – Ratusan warga memadati kegiatan Jalinan Silaturahmi Keluarga (JSK) yang diselenggarakan RT 02 RW 08 Perumahan Dian Asri 2, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang...

Read more
Next Post
Setu Gunung Putri Penyebab Banjir, DPRD Minta Gubernur dan BBWS Turun Tangan

Setu Gunung Putri Penyebab Banjir, DPRD Minta Gubernur dan BBWS Turun Tangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Mega Instruksikan Kadernya Diam

Mega Instruksikan Kadernya Diam

October 23, 2023
Satpol PP Bongkar Puluhan Tempat Karaoke Liar di Lulut

Satpol PP Bongkar Puluhan Tempat Karaoke Liar di Lulut

June 8, 2023
BKID 2025, Pemdes Mampir Bangun Jalan Desa

BKID 2025, Pemdes Mampir Bangun Jalan Desa

October 9, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW