AKTUALITA.CO.ID — Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Chaniago mengimbau para pemuda untuk lebih aktif berperan di wilayah masing-masing dalam menjaga keamanan selama momentum Hari Raya Idul Fitri. Mengingat banyaknya warga yang meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman.
Menurut Wahyudi, situasi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan, baik di lingkungan permukiman yang ditinggalkan maupun di jalur-jalur lintasan mudik yang dipadati pemudik. Oleh karena itu, peran aktif pemuda dinilai sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Pada momen Idul Fitri ini, arus mudik akan meningkat. Banyak rumah warga yang ditinggalkan, sehingga perlu adanya perhatian bersama dalam hal keamanan, baik di lingkungan maupun di jalur lintasan mudik,” ujarnya kepada Aktualita.co.id, kamis (19/3/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun di KNPI turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran arus mudik.
“Teman-teman OKP di berbagai wilayah yang menjadi jalur mudik sudah membuka posko informasi untuk membantu para pemudik. Ini bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, KNPI Kabupaten Bogor juga terus berkoordinasi dengan pengurus di tingkat kecamatan agar para pemuda dapat berbaur dan bekerja sama dengan OKP lainnya dalam memantau situasi arus mudik di wilayah masing-masing.
Wahyudi juga menginstruksikan kepada seluruh Ketua KNPI kecamatan untuk menjalin komunikasi dengan pengurus RT dan RW setempat. Hal ini bertujuan agar rumah-rumah warga yang ditinggalkan mudik dapat terdata dan turut diawasi oleh lingkungan sekitar.
“Kami minta teman-teman di kecamatan untuk berkoordinasi dengan RT dan RW, agar rumah warga yang ditinggalkan bisa diketahui dan dijaga bersama oleh masyarakat sekitar,” tegasnya.
“Kami berharap, dengan keterlibatan aktif para pemuda dan sinergi antarorganisasi serta masyarakat, keamanan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Bogor dapat tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.
(Retza)









