AKTUALITA.CO.ID _ Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor menunjukkan semangat tinggi dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam bidang perizinan dan pertanahan.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, menegaskan bahwa peran aktif anggota DPRD terutama dari Komisi 1 membawa dampak signifikan terhadap pengawasan dan pendapatan daerah.
Menurut Sastra, 50 persen anggota Komisi 1 merupakan wajah baru, yang menjadi salah satu faktor meningkatnya semangat dan kinerja mereka.
“Memang komisi 1 50 persennya wajah baru. Tugas mereka adalah melakukan pengawasan. Ketika menemukan lokasi yang tidak memiliki izin atau tidak jelas statusnya, Komisi 1 merekomendasikan penutupan sementara hingga masalah selesai,” kata Sastra kepada aktualita.co.id, di Cibinong.
Sastra menyebutkan bahwa banyak masalah perizinan yang selama ini luput dari perhatian. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan masalah secara tuntas.
“Kita tidak tahu apakah pihak pengawas sengaja menutup mata atau telinga. Namun, kehadiran DPRD khususnya Komisi 1 membantu menertibkan banyak pelanggaran, termasuk pengusaha yang tidak taat pajak. Setelah disegel, mereka mulai membayar pajak dan mengurus izin,” ungkapnya. Senin (20/1/25)
“Saya juga selalu mengingatkan anggota DPRD terutama Komisi 1 agar tidak hanya datang untuk menyegel tanpa memberikan solusi. Jangan sampai kehadiran kita justru menambah masalah. Jika datang ke suatu titik, pastikan masalah selesai,” ujarnya.
Sastra juga mengapresiasi peningkatan pendapatan daerah yang signifikan. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara DPRD dan SKPD yang mengurus pajak menunjukkan hasil positif.
“Saat pertama dilantik, pendapatan daerah hanya mencapai Rp1,7 triliun. Awal 2025 ini, angkanya hampir mencapai Rp4,6 triliun. Ini berkat peran Komisi 2 yang fokus pada pendapatan retribusi dan pajak,” jelasnya.
“Jika pihak dinas kesulitan menagih pajak, ajak kami DPRD. Banyak perusahaan yang awalnya menunggak pajak kini mulai mencicil setelah DPRD turun langsung ke lapangan,” tutup Sastra.
(rezza apit)









