AKTUALITA.CO.ID _Wadirlantas Polda Jawa Barat, AKBP Edwin Affandi mengungkapkan peningkatan signifikan volume kendaraan menuju kawasan Puncak pada pagi hari menjelang malam pergantian tahun. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sekitar 5.000 kendaraan sudah melintasi kawasan Gadog menuju Puncak.
“Kami menerapkan rekayasa ganjil genap di Simpang Gadog agar arus lalu lintas menuju Puncak lebih kondusif. Nantinya, untuk mengantisipasi malam pergantian tahun, pada pukul 18.00 WIB arus kendaraan ke arah Puncak akan ditutup dan dialihkan ke Ciawi serta Bocimi,” kata AKBP Edwin, Minggu (31/12/24).
AKBP Edwin menambahkan, mulai pukul 22.00 WIB jalur Puncak akan dikosongkan untuk memberikan ruang bagi kendaraan yang akan kembali serentak menuju Gadog dan Jakarta. Fasilitas one-way akan diberlakukan dari Puncak ke arah bawah untuk menghindari kemacetan.
“Car free night akan dimulai sekitar pukul 21.00 atau 22.00 WIB. Ini bertujuan mengosongkan ruas jalan agar kendaraan yang kembali dari Puncak menuju Gadog dan Jakarta dapat melintas dengan lancar,” jelasnya.
“Untuk kendaraan menuju Cianjur dan Bandung, pengalihan arus dilakukan melalui jalur alternatif, yakni Bocimi ke Sukabumi, lalu menuju Cianjur. Meski rute sedikit melingkar, ini diperlukan untuk memastikan arus lalu lintas di Puncak tetap terkendali,” terangnya.
Menurutnya, sebanyak 300 personel disiagakan di pos-pos pengamanan seperti Gadog, Megamendung, dan Pasar Cisarua. “Kami memastikan pengamanan dan kelancaran arus di sepanjang jalur Puncak selama malam pergantian tahun,” ujarnya.
Sementara itu, seorang wisatawan asal Banten Firda, mengaku bergegas menuju Puncak untuk menghindari pemberlakuan ganjil genap dan car free night.
“Saya lihat di berita ada ganjil genap, one way, dan car free night. Jadi, saya buru-buru ke Puncak sebelum jalur ditutup total,” ungkap Firda.
Ia mengaku, berencana menginap di salah satu hotel di kawasan Puncak untuk merayakan malam tahun baru. “Kami akan menginap selama tiga hari. Malam ini juga ada pesta rakyat di Puncak, pasti seru dan damai. Makanya kami ingin cepat sampai tujuan,” pungkasnya.
(rezza apit)









