AKTUALITA.CO.ID – Semangat perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Jonggol diperkuat dengan jaminan kehandalan listrik dari PT PLN (Persero) UP3 Gunung Putri. Dalam gelaran Tabligh Akbar yang berlangsung di kawasan Bumi Sultan Jonggol, PLN menerjunkan tim siaga penuh untuk mengawal jalannya acara yang dihadiri oleh jajaran tokoh nasional dan ribuan jemaah.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Menteri Haji dan Umrah RI Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf, perwakilan istana H. Danang Wicaksana Sulistya S.T, serta Habib Riziq. Kehadiran para VVIP ini menjadi atensi khusus bagi PLN untuk menerapkan standar pengamanan listrik tanpa kedip (Zero Down Time).
Komitmen Kehandalan dari Manajemen
Manager PLN UP3 Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan personel di lapangan. Dalam arahannya, Darwin menekankan bahwa tugas PLN bukan sekadar menyalurkan energi, melainkan menjaga kenyamanan ibadah dan marwah pelayanan di hadapan para tokoh bangsa.
”Kami telah memetakan skema kelistrikan berlapis. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada kedip sekecil apa pun, terutama di area VIP dan panggung utama. Seluruh tim di bawah koordinasi ULP Jonggol telah bersiaga sejak sore hari untuk melakukan mitigasi risiko di titik-titik krusial,” ujar Darwin Simanjuntak.
Prioritas Keselamatan dan Kelengkapan APD
Selain aspek teknis, Darwin juga memberikan instruksi tegas mengenai kepatuhan terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia memeriksa langsung kesiapan personel yang bertugas, memastikan setiap petugas di lapangan dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan standar.
”Kehandalan pasokan adalah prioritas, namun keselamatan nyawa adalah yang utama. Saya instruksikan kepada seluruh petugas untuk tetap disiplin menggunakan APD sesuai SOP, mulai dari helm, sarung tangan isolasi, hingga sepatu safety. Tidak ada toleransi bagi kelalaian prosedur keselamatan kerja di lapangan,” tegasnya di hadapan para petugas siaga.
Detail Teknis Pengamanan Listrik
Untuk menjaga stabilitas beban di lokasi, PLN menyiagakan skema pasokan utama di Gedung VIP melalui Penyulang Tegap dari GI Cileungsi 2, yang didukung oleh UPS 100 kVA dan Genset 100 kVA secara pararel.
Di sisi lain, kebutuhan Panggung Utama dikelola melalui sinkronisasi tiga unit genset khusus untuk memisahkan beban sound system (60 kVA dan 40 kVA) serta beban LED dan lighting (40 kVA). Sebagai langkah preventif, PLN juga menyiapkan jalur cadangan dari Penyulang Bagus dan Penyulang Mulia, serta menyiagakan satu unit Genset tambahan milik PLN di lokasi acara.
Berkat pengawalan ketat dan koordinasi yang solid di bawah arahan Manager UP3 Gunung Putri, rangkaian Tabligh Akbar di Bumi Sultan Jonggol berjalan dengan cahaya yang benderang dan pasokan listrik yang stabil hingga akhir acara pada pukul 23.00 WIB.









