Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Minum Es Teh Saat Makan, Berbahaya???

sayyev by sayyev
February 19, 2025
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Minum Es Teh Saat Makan, Berbahaya???
76
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Aktualita.co.id – Minum es teh saat makan adalah kebiasaan yang banyak dilakukan, terutama di Indonesia. Sensasi segar dari teh dingin dianggap mampu meningkatkan kenikmatan saat menyantap makanan. Namun, muncul pertanyaan, apakah kebiasaan ini berdampak negatif bagi kesehatan? Beberapa ahli kesehatan menyebutkan bahwa minum es teh saat makan bisa mempengaruhi sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi. Dalam artikel ini, kita akan mengupas lebih dalam mengenai dampaknya dari perspektif medis.

Dampak Minum Es Teh Saat Makan

Berita lainnya

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkot Bogor Libatkan Seluruh Penggiat Pendidikan

Tujuh Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

Kemenag Sediakan 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah

  1. Mengganggu Proses Pencernaan

Suhu dingin dari es teh dapat memperlambat aktivitas enzim pencernaan di lambung. Enzim ini berperan penting dalam memecah makanan menjadi nutrisi yang lebih mudah diserap tubuh. Jika proses ini terganggu, makanan bisa dicerna lebih lambat, menyebabkan rasa begah, kembung, atau ketidaknyamanan setelah makan.

Selain itu, minuman dingin juga bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah di saluran pencernaan, yang dapat menghambat aliran darah yang seharusnya membantu proses pencernaan berlangsung optimal.

  1. Menghambat Penyerapan Zat Besi

Teh, termasuk es teh, mengandung tanin, senyawa alami yang bisa berinteraksi dengan zat besi dalam makanan. Penelitian menunjukkan bahwa tanin dapat mengikat zat besi dari makanan, terutama dari sumber nabati seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Bagi individu yang rentan mengalami kekurangan zat besi, seperti ibu hamil, anak-anak, dan vegetarian, kebiasaan minum teh saat makan dapat meningkatkan risiko anemia. Oleh karena itu, para ahli gizi menyarankan agar teh dikonsumsi setidaknya 30–60 menit setelah makan untuk mengurangi dampak negatif terhadap penyerapan zat besi.

  1. Efek pada Kesehatan Lambung

Bagi penderita asam lambung (GERD) atau maag, konsumsi minuman dingin saat makan dapat memperburuk kondisi mereka. Es teh dapat memicu kontraksi otot di lambung, yang berpotensi meningkatkan produksi asam lambung. Akibatnya, penderita GERD mungkin mengalami gejala seperti nyeri ulu hati, mual, atau perut terasa penuh.

Selain itu, kandungan kafein dalam teh juga bisa merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga berisiko memperparah masalah pencernaan bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap kafein.

  1. Kandungan Gula Berlebih

Es teh yang sering dikonsumsi di restoran atau warung makan umumnya mengandung gula dalam jumlah tinggi. Konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, serta masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Menurut rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula harian sebaiknya tidak lebih dari 10% dari total kebutuhan kalori harian. Namun, banyak varian es teh manis yang bisa mengandung lebih dari 20 gram gula per porsi, yang jika dikonsumsi rutin dapat melebihi batas aman asupan gula harian.

Tips Konsumsi Teh yang Lebih Sehat

Agar tetap bisa menikmati teh tanpa mengganggu kesehatan, berikut beberapa rekomendasi dari ahli gizi:

  1. Hindari minum teh saat makan, terutama bagi yang memiliki masalah pencernaan atau kekurangan zat besi. Sebaiknya beri jeda minimal 30 menit setelah makan.
  2. Pilih teh tanpa gula atau dengan sedikit pemanis alami, seperti madu atau stevia.
  3. Gunakan air hangat atau suhu ruangan, dibandingkan es teh, untuk mengurangi dampak negatif terhadap sistem pencernaan.
  4. Kombinasikan dengan pola makan seimbang, agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi dan risiko efek samping dari teh dapat diminimalkan.

Kesimpulan:
Minum es teh saat makan bukanlah kebiasaan yang secara langsung berbahaya, tetapi ada beberapa efek negatif yang bisa terjadi jika dilakukan secara terus-menerus. Pengaruhnya terhadap pencernaan, penyerapan zat besi, dan kesehatan lambung perlu diperhatikan, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap kondisi ini.

Untuk menjaga kesehatan, disarankan untuk mengurangi kebiasaan minum es teh saat makan dan menggantinya dengan air putih atau teh hangat tanpa gula. Dengan pola konsumsi yang lebih bijak, kita tetap bisa menikmati manfaat teh tanpa mengorbankan kesehatan.

(Arsyit Syarifudin)

Tags: bahaya es teh
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkot Bogor Libatkan Seluruh Penggiat Pendidikan

by Gala
August 6, 2026
0
Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkot Bogor Libatkan Seluruh Penggiat Pendidikan

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) pada 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan mengumpulkan para penggiat...

Read more

Tujuh Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

by Arsyit Syarifudin
August 4, 2026
0
Tujuh Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

AKTUALITA.CO.ID – Tujuh siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Makassar menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali dalam sejumlah kompetisi akademik tingkat nasional dan provinsi. Prestasi tersebut diraih...

Read more

Kemenag Sediakan 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah

by Arsyit Syarifudin
August 4, 2026
0
Kemenag Sediakan 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah

AKTUALITA.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan 90 buku digital mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab yang dapat diakses secara gratis oleh siswa dan guru madrasah...

Read more

‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

by Arsyit Syarifudin
July 29, 2026
0
‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

AKTUALITA.CO.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor memfasilitasi kegiatan edukasi airsoft di SMA Negeri Bojonggede (SMANBO), Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari...

Read more

RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

by Arsyit Syarifudin
July 28, 2026
0
RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

AKTUALITA.CO.ID – RSUD Jatisampurna bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi sukses menggelar kegiatan donor darah, Selasa (28/7/2026) di Gedung C Lantai 3 RSUD Jatisampurna. Kegiatan ini...

Read more
Next Post
Swippitt: Charger Handphone Cuma 2 Detik?

Swippitt: Charger Handphone Cuma 2 Detik?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Atasi Persoalan Sampah, DPRD Jabar Ingatkan Pengelolaan di Semua Daerah

Atasi Persoalan Sampah, DPRD Jabar Ingatkan Pengelolaan di Semua Daerah

July 1, 2023
Komisi II DPRD Kota Bekasi Bersama DLH Raker Terkait Pengelolaan Sampah dan Limbah

Komisi II DPRD Kota Bekasi Bersama DLH Raker Terkait Pengelolaan Sampah dan Limbah

November 5, 2025
Ketahui Caranya Agar Otak Anak Berkembang Optimal

Ketahui Caranya Agar Otak Anak Berkembang Optimal

June 21, 2023

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW