AKTUALITA.CO.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melalui Cabang Pelayanan Lewiliang kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kampung Pabuaran RT 01/RW 02, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan menggunakan dua unit mobil tangki yang masing-masing berkapasitas 4.000 liter. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan akibat minimnya pasokan air di wilayah tersebut.
Manager Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Cabang Pelayanan Lewiliang Dani Prasatiya mengatakan, penyaluran bantuan air bersih telah dilakukan secara rutin selama sepekan terakhir.
“Dalam satu minggu ini sudah empat kali pengiriman. Namun sebelumnya kami hanya mengoperasikan satu unit mobil tangki dengan kapasitas 4.000 liter,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (12/07/26).
Menurutnya, persoalan kekeringan yang dialami warga perlu mendapat perhatian dan menjadi tanggung jawab bersama agar dapat ditemukan solusi yang berkelanjutan.
“Kalau di Kampung Pabuaran RT 01/RW 02 tidak turun hujan selama tiga hari saja, warga sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, persoalan ini harus menjadi solusi bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 02 Desa Hambaro Ratih mengungkapkan, wilayahnya telah mengalami krisis air bersih selama hampir tiga bulan.
“Sudah hampir tiga bulan kami mengalami kekeringan,” katanya.
Ratih juga menyampaikan apresiasi kepada Perumda Tirta Kahuripan Cabang Pelayanan Lewiliang yang secara rutin mengirimkan bantuan air bersih kepada warga.
“Kami bersyukur karena hari ini kembali mendapat bantuan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Cabang Pelayanan Lewiliang. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Meski begitu, Ratih berharap pemerintah segera menghadirkan solusi yang lebih permanen agar persoalan kekurangan air bersih tidak terus berulang setiap musim kemarau.
“Kami berharap pemerintah segera memberikan solusi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, karena kesulitan air bersih di wilayah ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” tegasnya.
(Retza)








