AKTUALITA.CO.ID _ KBO Satlantas Polres Bogor IPTU Ardian Novianto melaporkan situasi terkini arus lalu lintas di kawasan Simpang Gadog, Puncak, dan Ciawi, Jawa Barat, yang mengalami kepadatan signifikan pada libur Hari Raya Natal.
“Sejak pukul 06:00 hingga 08:00 WIB, kendaraan menuju kawasan wisata Puncak telah mencapai 10.200 unit, sementara kendaraan yang turun mencapai 6.900 unit. Total volume kendaraan yang naik dan turun di Simpang Gadog tercatat 17.000 unit,” kata IPTU Ardian.
Berdasarkan data tersebut, Kata IPTU Ardian, Satlantas Polres Bogor memutuskan untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way menuju Puncak mulai pukul 08:00 WIB. Langkah ini dilakukan meskipun kebijakan ganjil genap telah diterapkan sejak pukul 06:00 WIB.
“Pelaksanaan ganjil genap saat ini sudah mencapai KM 46, sekitar dua kilometer dari Simpang Gadog. Oleh karena itu, kami melaksanakan one way ke arah atas dan menutup jalur dari Riung Gunung untuk kendaraan yang akan turun,” jelas IPTU Ardian.
Pelaksanaan one way ini akan berlangsung selama 2-3 jam, tergantung kondisi arus lalu lintas. Jika arus mulai normal, kebijakan akan dikembalikan seperti semula. Namun, lonjakan arus kendaraan dari jalur tol maupun jalur arteri tetap akan dipantau, terutama setelah pelaksanaan ibadah Natal.
IPTU Ardian juga memberikan himbauan kepada masyarakat memperhatikan waktu keberangkatan karena saat ini sedang di berlakukan kebijakan ganjil genap seperti Permenhub Nomor 84 Tahun 2021, kendaraan yang melintas harus sesuai dengan tanggal dan nomor plat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengingat medan menuju Puncak yang memiliki banyak tanjakan dan turunan, kendaraan harus dalam kondisi baik untuk menghindari mogok.
“Saat ini curah hujan tinggi dan kabut tebal, pengemudi diimbau menjaga jarak aman dan menghindari parkir di lereng atau tebing karena kawasan ini rawan longsor dan pohon tumbang,” tuturnya.
Sementara itu, Citra (25), wisatawan asal Jakarta, mengungkapkan keluhannya setelah tidak dapat melintas akibat kebijakan ganjil genap.
“Ya, saya mau ke Puncak, tapi disuruh putar balik lewat jalur alternatif karena plat kendaraan tidak sesuai. Saya buru-buru dan sempat terjadi lecet di tol,” ungkapnya.
“Tujuannya untuk merayakan Natal di Puncak sambil liburan keluarga. Tapi, ya, kami ikuti saja aturan supaya semuanya lancar,” pungkasnya.
(rezza apit)









