AKTUALITA.CO.ID – Setelah saling lempar tanggung jawab kewenangan di area Exit Tol Gunung Putri Jalur Jalan Provinsi Jawa Barat, pada hari Selasa, tanggal 10 Juni 2025, Pemerintah Desa Gunung Putri mengundang para pihak terkait, yaitu: Jasa Marga, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (CSR), SPBU KKI (Koperasi Karyawan Indocement), Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, UPT Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat untuk menyamakan persepsi tentang penataan kembali Exit Tol Gunung Putri yang terlihat sangat kumuh dan kurang enak dipandang, serta perbaikan beberapa trotoar yang telah mengakibatkan korban kecelakaan lalu lintas.

Dalam rapat ini disepakati bahwa program yang diinisiasi Pemerintah Desa Gunung Putri akan dilaksanakan pada hari Sabtu–Minggu, tanggal 14–15 Juni 2025, dengan kerja bakti gabungan instansi terkait, pemerintah, dan lembaga-lembaga Desa Gunung Putri.
Giat ini dinamai SABER (Sapu Bersih) Exit Tol Gunung Putri Jalur Jalan Provinsi. Alhamdulillah, kegiatan ini banyak didukung oleh tenaga dari lembaga-lembaga desa dan instansi perusahaan yang berada di wilayah Desa Gunung Putri, di antaranya: Jasa Marga, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Teco Multi Guna, PT BCS, PT AIM, PT TOP, PT Kemuning, SPBU KKI, SPBU Maju Terus Jasa Tama, dengan mengerahkan ratusan orang dalam harmoni kolaborasi kerja bakti gabungan.

Dalam kesempatan ini, Daman Huri, selaku Kepala Desa Gunung Putri, mengucapkan terima kasih kepada para perusahaan yang telah mendukung kegiatan ini, pihak Pemerintah Kecamatan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, serta kepada perangkat desa, TP PKK dan Posyandu, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lembaga-lembaga desa, dan pengurus lingkungan RT-RW yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan acara bersih-bersih ini.
Dengan pelaksanaan giat ini, diharapkan selain lingkungan menjadi rapi, indah, dan tertata, juga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan di jalur provinsi.
“Kami juga berharap jalinan kolaborasi ini tetap terus berjalan agar program ini dapat meningkat dan berkesinambungan demi Kabupaten Bogor Istimewa,” demikian ungkap Kepala Desa Gunung Putri mengakhiri wawancaranya.
**









