AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat mendukung program Asta Cita Presiden RI dengan mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Percepatan Pembangunan Dapur MBG. Program strategis ini resmi digulirkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai wujud komitmen membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa percepatan pembangunan Kopdes merupakan implementasi langsung dari program pemerintah pusat.
“Tujuannya adalah melaksanakan program pemerintah pusat yang masuk dalam Asta Cita Presiden RI. Dalam percepatan pembangunan, hal pertama yang kita sinergikan adalah terkait aset pemerintah daerah serta sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” jelas Rudy, di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Senin (24/11/25).
Bupati Rudy mengungkapkan, percepatan pembangunan KDKMP didukung penuh oleh sinergi lintas instansi. Ketua Satgas Percepatan KDKMP, yang difasilitasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor, menjadi motor koordinasi dan penyelesaian kendala di lapangan.
“Pak Kajari memfasilitasi segala permasalahan, baik aset maupun sosial kemasyarakatan. Beliau memimpin rapat bersama seluruh organisasi perangkat daerah setiap minggu untuk mengevaluasi percepatan pembangunan KDKMP,” kata Rudy.
Sinergi ini juga melibatkan Kejaksaan Negeri, Kodim, Polres, dan BPN, yang menurut Rudy sangat membantu Pemkab Bogor merapikan data aset daerah sekaligus mendukung kelancaran program untuk kesejahteraan masyarakat.
Saat ditanya soal skema keterlibatan masyarakat, Bupati Rudy menjelaskan bahwa Pemkab Bogor berfokus pada pembangunan infrastruktur terlebih dahulu, sementara tim Satgas melakukan penguatan komunikasi dengan pemerintah desa.
“Kami membantu persiapan infrastruktur koperasi terlebih dahulu. Kasatgas melakukan komunikasi dengan pemdes, membahas tahapan operasional. Pada 29 November 2025, bersama Menteri Koperasi, kita akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kopdes Merah Putih di Pakansari,” tutur.
Selain itu, beberapa titik lain di Kabupaten Bogor juga mulai memasuki proses pembangunan serupa. Percepatan pembangunan KDKMP di Kabupaten Bogor dilakukan secara masif.
“Saat ini, 48 KDKMP sedang dalam proses pembangunan, Ditargetkan berdiri sebanyak 435 KDKMP , mencakup 416 desa, 19 kelurahan,” paparnya.
Satgas akan terus berkoordinasi untuk memastikan pembangunan berlangsung tanpa hambatan, terutama terkait ketersediaan aset pemda dan kerja sama dengan instansi lain yang memiliki lahan di desa-desa.
Terkait pembiayaan, Rudy menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan bersumber langsung dari pemerintah pusat. “Pembiayaan dari pusat, disalurkan melalui Kodim Bogor. Pemda dan Satgas membantu mengawal serta mempercepat proses pembangunan agar berjalan lancar melalui kolaborasi dengan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Bidiyana menambahkan bahwa pembangunan KDKMP telah diatur dalam Inpres Nomor 17 Tahun 2025.
“Luas tanah yang ditetapkan adalah 1.000 meter persegi, dengan 600 meter persegi untuk bangunan dan sisanya digunakan sebagai area parkir,” pungkasnya. (Rz)









