AKTUALITA.CO.ID _ Menindaklanjuti penemuan mayat di Kebun Singkong, Kampung Cagak Lebak, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada Selasa (08/10/24) lalu.
Kapolsek rancabungur Ipda Azis mengatakan, Setelah kejadian penemuan mayat tanpa identitas itu, datang seseorang pria bernama Najid yang berasal dari Jakarta Selatan. Dirinya mendatangi Polsek Rancabungur untuk mencari informasi terkait kejadian adanya penemuan mayat diduga berjenis kelamin perempuan tersebut.
“Saudara Najid menjelaskan bahwa sudah seminggu kehilangan anggota keluarganya, dan sudah mencari namun belum ditemukan juga. Melihat berita bahwa telah ditemukannya mayat diduga berjenis kelamin perempuan tanpa identitas di rancabungur, dirinya curiga dan menduga itu adalah anggota keluarganya yang hilang seminggu yang lalu,” kata Ipda Azis.
Kemudian, kata Ipda Azis, Kepolisian Sektor Rancabungur langsung kembali melakukan pengecekan di TKP dengan lakukan olah TKP lanjutan, guna menemukan bukti petunjuk lain serta memeriksa keterangan saksi – saksi di lapangan. Sampai akhirnya, dalam Radius sekitar 50 meter dari lokasi penemuan mayat, ditemukan sebuah pakaian jenis daster (terusan) berwarna hitam dengan motif corak bunga.
“Dimana setelah di cocokan dengan foto pakaian yang terakhir dikenakan oleh korban yang dilaporkan orang pihak keluarga Najid diduga kuat bahwa pakaian tersebut adalah benar pakaian terakhir milik korban yang digunakan pada saat pergi meninggalkan rumah dan tepat posisi pakaian tersebut ada di TKP penemuan mayat tersebut,” jelasnya.
“Pihak Kepolisian akhirnya lanjut melakukan penyelidkan dengan mencari keterangan dari berbagai saksi di TKP memperkuat bahwa diduga mayat tanpa identitas tersebut adalah benar jenazah korban bernama Onong keluarga dari Najid,” ujarnya.
Dari keterangan para saksi, Ipda Azis menjelaskan, pada hari Selasa 01/10/24 sekitar pukul 09.00 WIB melihat seorang nenek-nenek tidak dikenal dan diduga pikun sedang duduk di halaman Kantor Desa Rancabungur, nenek tersebut terlihat linglung, sempat berusaha masuk kedalam kantor desa namun karena sedang ada rapat di aula akhirnya saksi melarang nenek tersebut untuk masuk. Saksi coba mempertanyakan identitas nenek tersebut dan hendak kemana tujuannya, namun nenek tersebut hanya menjelaskan sedang menunggu cucunya yang akan menjemput.
Setelah itu, lanjut Ipda Azis, nenek tersebut pergi meninggalkan kantor desa. Dan dari para saksi benar nenek itu menggunakan pakaian yang ditemukan di TKP dan sesuai ciri ciri yang di jelaskan oleh pihak Keluarga saudara Najid.
“Pihak Kepolisian setelah lengkap mengumpulkan keterangan dari seluruh Saksi dan telah diperlihatkan foto korban orang hilang dengan identitas dan ciri – ciri yang di sebutkan pihak Keluarga yang mencari. Dan benar korban adalah Onong anggota keluarga Najid karena ciri – ciri fisik dan pakaiannya sesuai pada saat meninggalkan rumah,” pungkasnya.
(rezza)









