Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

‎Pengamat Soroti Skema Kontraktual Satu Sarjana Satu Desa!

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
February 21, 2026
in Sosok dan Politik
0
Kopdes Merah Putih di Bogor Dinilai Stagnan, Vinus Kritik Pola Pembentukan yang Dipaksakan

Founder Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (Vinus), Yusfitriadi ( Foto: Rezza )

75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Berita lainnya

600 Rumah di Kabupaten Bogor Diusulkan Terima Program BSPS dari Aspirasi Adian Napitupulu

Tantan Sulthon Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat

Golkar Kabupaten Bogor Tegaskan Soliditas Kader dan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat

AKTUALITA.CO.ID – Pengamat kebijakan publik Yusfitriadi menilai program Satu Sarjana Satu Desa yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan desa.
‎
‎Menurutnya, dalam program tersebut memiliki sistem kontraktual yang mewajibkan penerima program kembali dan mengabdi di desa asal setelah menyelesaikan pendidikan.
‎
‎”Dalam program ini sepertinya terdapat sistem kontraktual antara desa dan Pemerintah Kabupaten Bogor, dimana penerima program sarjana harus balik ke desa dan mengabdi. itu kontraktualnya,” kata Yusfitriadi kepada Aktualita.co.id, Sabtu (21/2/2026).
‎
‎Ia menekankan, program ini tidak boleh sekadar memberikan beasiswa, melainkan harus dirancang dengan skema yang jelas dan terukur.
‎
‎”Program studi harus sesuai kebutuhan desa, jangan semuanya mengambil jurusan yang tidak relevan. Pemkab Bogor sudah memiliki pemetaan kebutuhan dasar desa,” ujarnya.
‎
‎Yusfitriadi mencontohkan, desa-desa di wilayah Cisarua yang memiliki potensi pariwisata para penerima program dapat diarahkan mengambil program studi pariwisata.
‎
‎Sementara itu, di wilayah Gunung Putri yang dikenal sebagai kawasan industri sebaiknya fokus pada bidang industri atau manajemen. Adapun desa di Pamijahan dengan potensi pertanian yang kuat, diarahkan pada program studi pertanian.
‎
‎”Dengan begitu, lulusan sarjana diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan langsung berdampak pada pengembangan potensi desa masing-masing,” jelasnya.
‎
‎Lebih lanjut, ia mengungkapkan ada empat kebutuhan mendasar desa yang perlu menjadi fokus utama program ini.
‎
‎Pertama, kata Yusdfitriadi, perbaikan tata kelola pemerintahan desa, terutama dalam pengelolaan dan integrasi data.
‎
‎”Selama ini, kualitas data desa dinilai belum seragam dan kurang akurat akibat lemahnya sistem input di tingkat desa. Kualitas data di kabupaten sangat bergantung pada data di desa. Jika data desa akurat, maka data kabupaten juga akan akurat,” jelasnya.
‎
‎Kemudian penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Meski rutin mendapat dukungan dana desa setiap tahun, banyak BUMDes belum berkembang optimal karena keterbatasan sumber daya manusia dan kemampuan manajerial.
‎
‎”Yang ketiga, pembaruan dan penguatan data potensi desa. Ia menilai data potensi desa yang ada saat ini masih terbatas dan sebagian besar belum diperbarui sejak 2016″ paparnya.
‎
‎”Pemerintah daerah bahkan kesulitan menyebutkan secara detail potensi unggulan masing-masing desa, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun sektor lainnya,” ungkapnya.
‎
‎Lebih lanjut terkait peningkatan kemandirian desa. Menurutnya, desa yang kuat adalah desa yang mampu mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung sepenuhnya pada dana desa maupun bantuan pemerintah.
‎
‎”Desa yang maju adalah desa yang mandiri, yang tidak lagi bergantung pada dana desa karena sudah mampu mengelola potensi dan ekonominya sendiri,” tegasnya.
‎
‎Tak hanya itu, Ia juga menyoroti fenomena banyaknya anak muda yang lulusan perguruan tinggi yang tidak kembali ke desa asalnya.
‎
‎Menurutnya, ribuan sarjana yang dihasilkan setiap tahun belum tentu memberikan dampak signifikan bagi kemajuan desa jika tidak kembali dan berkontribusi.
‎
‎”Berapa ribu pun lulusan sarjana, jika tidak kembali dan berkontribusi ke desa, maka desa akan tetap stagnan,” tuturnya.
‎
‎Selain itu, ia menilai persoalan mentalitas dan kemandirian generasi muda juga menjadi tantangan. Saat ini, banyak anak muda lebih bercita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN), PPPK, tenaga ahli, atau bahkan influencer, dibandingkan menjadi pelaku usaha, petani, maupun wirausaha desa.
‎
‎”Padahal sektor-sektor seperti pertanian, perdagangan, dan usaha mandiri merupakan fondasi kemandirian desa,” pungkasnya.
‎
‎(Retza)

Tags: Beasiswa BogorKebijakan PublikPembangunan DesaPemkab BogorRudy SusmantoSatu Sarjana Satu DesaYusfitriadi
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

600 Rumah di Kabupaten Bogor Diusulkan Terima Program BSPS dari Aspirasi Adian Napitupulu

by Arsyit Syarifudin
August 1, 2026
0
600 Rumah di Kabupaten Bogor Diusulkan Terima Program BSPS dari Aspirasi Adian Napitupulu

AKTUALITA.CO.ID – Sebanyak 600 rumah di Kabupaten Bogor diusulkan sebagai calon penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang merupakan aspirasi Anggota Komisi X DPR RI Fraksi...

Read more

Tantan Sulthon Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat

by Arsyit Syarifudin
July 31, 2026
0
Tantan Sulthon Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat

AKTUALITA.CO.ID - Tantan Sulthon Bukhawan resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat. Usai mendaftar, Tantan berharap proses pemilihan berjalan objektif dan menghasilkan...

Read more

Golkar Kabupaten Bogor Tegaskan Soliditas Kader dan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat

by Arsyit Syarifudin
July 30, 2026
0
Golkar Kabupaten Bogor Tegaskan Soliditas Kader dan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat

AKTUALITA.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang Partai Golkar Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya sebagai partai besar yang mengakar dengan mengedepankan kedewasaan dalam menyikapi berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa, khususnya...

Read more

‎Fathoni Gelar Bimtek Bumdes, Dorong Pendapatan Desa‎

by Arsyit Syarifudin
July 29, 2026
0
‎Fathoni Gelar Bimtek Bumdes, Dorong Pendapatan Desa‎

AKTUALITA.CO.ID - Lewat program aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS H. Achmad Fathoni bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menggelar bimbingan teknis, atau...

Read more

Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf, PWI Pusat Siapkan Pencabutan Laporan

by Arsyit Syarifudin
July 28, 2026
0
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf, PWI Pusat Siapkan Pencabutan Laporan

AKTUALITA.CO.ID - Semangat #UntukPersatuanIndonesia menjadi landasan pertemuan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, dengan Hotman Paris Hutapea yang dimediasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi...

Read more
Next Post
‎Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Menyoroti Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Sektor Industrial

‎Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Menyoroti Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Sektor Industrial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

BPD Askonas Jabar adakan Raker, Ini yang Dibahas

BPD Askonas Jabar adakan Raker, Ini yang Dibahas

November 2, 2024
‎Bandung Jadi Tuan Rumah Konprov PWI Jawa Barat, Catat Jadwalnya!‎

‎Bandung Jadi Tuan Rumah Konprov PWI Jawa Barat, Catat Jadwalnya!‎

June 10, 2026
Toko Online Bakal Dilarang Jual Barang Impor di Bawah Rp 1,5 Juta

Toko Online Bakal Dilarang Jual Barang Impor di Bawah Rp 1,5 Juta

July 27, 2023

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW