AKTUALITA.CO.ID — Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) tingkat Kecamatan Cileungsi resmi dikukuhkan oleh pengurus PWRI Kabupaten Bogor dalam sebuah acara yang digelar di aula Kantor Kecamatan Cileungsi, Rabu (29/04/2026).
Pelantikan tersebut menandai aktifnya kembali organisasi yang mewadahi para purna Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Cileungsi. Mustofa yang terpilih sebagai Ketua PWRI Kecamatan Cileungsi menyampaikan proses pemilihan ketua sebenarnya telah dilakukan cukup lama, namun baru bisa dilaksanakan pelantikannya pada hari ini.
“Pemilihan ketua memang sudah lama, namun pelantikannya baru terlaksana sekarang. Untuk anggota, saat ini baru 16 orang yang sudah didaftarkan ke tingkat kabupaten, namun masih banyak yang belum terdata. Mudah-mudahan ke depan jumlah anggota bisa terus bertambah,” ujar Mustofa.
Ia juga menjelaskan dalam penyusunan program kerja, PWRI Kecamatan Cileungsi akan terlebih dahulu mengacu pada program kerja PWRI Kabupaten Bogor. Jika terdapat program yang belum terakomodasi di tingkat kabupaten, maka akan diambil alih dan dikembangkan di tingkat kecamatan.
“Program kerja di tingkat kecamatan akan melihat dulu program dari kabupaten. Jika belum tercover, baru kami ambil peran di kecamatan,” tambahnya.
Menurut Mustofa, keberadaan PWRI menjadi wadah penting untuk menjaga silaturahmi antar anggota, khususnya para pensiunan ASN. Ia menekankan pentingnya kegiatan positif bagi para anggota, mengingat adanya agenda rutin pertemuan yang digelar setiap bulan di tingkat kabupaten.
“Tujuannya untuk silaturahmi. Karena setiap bulan ada pertemuan di kabupaten, jangan sampai setelah purna tidak ada kegiatan yang positif,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Cileungsi, Adi Henryana yang juga bertindak sebagai pembina PWRI Kecamatan Cileungsi, menyambut baik pelantikan tersebut. Ia berharap keberadaan PWRI dapat menjadi wadah produktif bagi para purna ASN untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini pengurus PWRI Kecamatan Cileungsi telah dikukuhkan. Ini adalah rekan-rekan kita, orang tua kita yang sudah pensiun dan kini memiliki wadah dalam PWRI. Kami berharap semangat pengabdian mereka tidak berkurang, bahkan tetap bisa berkontribusi melalui kegiatan yang positif,” ungkap Adi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa PWRI diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah kecamatan dalam berbagai program pembangunan dan sosial kemasyarakatan.
“PWRI ini bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga bisa menjadi mitra kecamatan ke depan. Program kerja mereka tentu mengacu pada kabupaten, namun diharapkan bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah kecamatan,” tutupnya.
(Deni Supriadi)








