AKTUALITA.CO.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Citeureup bekerja sama dengan Citeureup Boxing Community menggelar ajang boxing di kawasan Ruko Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Minggu (2/8/26) malam.
Ketua KNPI Kecamatan Citeureup, Muhammad Jaelani Kiat mengatakan, Kegiatan ini menjadi salahsatu upaya KNPI dalam mewadahi kreativitas dan potensi generasi muda, sekaligus membangun karakter pemuda yang disiplin, produktif, dan bermental tangguh.
“Ajang boxing ini merupakan kegiatan perdana yang digelar sebagai ruang positif bagi para pemuda di wilayah Citeureup. Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk karakter pemuda yang lebih disiplin dan produktif. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat meminimalisasi berbagai tindakan negatif yang saat ini marak terjadi, seperti tawuran maupun aksi gangster,” ujarnya.
“Dengan adanya boxing ini, KNPI ingin mewadahi para pemuda agar memiliki disiplin dan mental yang kuat, bahkan ke depannya bisa melahirkan atlet-atlet boxing berprestasi,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakatnya melalui olahraga.
“Yang jelas, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi momentum yang baik bagi para pemuda dan dapat membantu mengurangi potensi tindak kejahatan di kalangan remaja,” katanya.
Ia juga mengatakan, antusiasme masyarakat khususnya para pemuda di Kecamatan Citeureup sangat tinggi. Meski begitu, pada pelaksanaan perdana ini jumlah peserta masih dibatasi sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.
“Alhamdulillah antusias warga, khususnya pemuda Kecamatan Citeureup, sangat luar biasa. Peminat dan pendaftar sebenarnya cukup banyak, tetapi untuk kegiatan perdana ini kami membatasi peserta hanya 12 orang. Pembatasan ini dilakukan karena kami masih dalam tahap evaluasi agar pelaksanaan ke depan bisa lebih baik lagi,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, ia menjelaskan, panitia turut menggandeng unsur Muspika, TNI, dan Polri untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, seluruh peserta yang bertanding saat ini telah menjalani latihan selama sekitar dua hingga tiga minggu sebelum naik ke atas ring.
“Sebelum pertandingan kami sudah mengadakan latihan. Selama dua hingga tiga minggu terakhir para peserta dibekali teknik dasar, edukasi, serta persiapan fisik agar siap mengikuti pertandingan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Ketua Citeureup Boxing Community Fani Kurnianto menjelaskan, setiap peserta dipasangkan berdasarkan kategori berat badan dan kemampuan bertanding agar pertandingan berlangsung seimbang.
“Penentuan lawan dimulai dari kategori berat badan. Selain itu, setiap peserta wajib mengirimkan shadow boxing sebagai syarat awal. Dari video tersebut kami bisa melihat kemampuan, teknik, dan pengalaman bertanding masing-masing peserta, sehingga lawan yang dipilih memiliki kemampuan yang setara,” jelasnya.
(Retza)









