AKTUALITA.CO.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilu 2029 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor mulai memantapkan langkah dengan memperkuat konsolidasi internal dan struktur kepengurusan partai. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Bogor pada pemilu mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Doni Maradona Hutabarat saat ditemui Aktualita.co.id di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Selasa (30/6/2026).
Doni mengatakan, fokus utama partainya saat ini adalah memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah agar mesin partai semakin solid dalam menghadapi kontestasi politik 2029.
“Yang kita lakukan saat ini adalah melakukan konsolidasi dan menguatkan struktur kepengurusan partai,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini PDI Perjuangan memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Bogor. Namun, pihaknya menargetkan peningkatan signifikan pada Pemilu 2029 dengan meraih sedikitnya delapan kursi.
Selain itu, PDI Perjuangan juga menargetkan dua kursi untuk DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor.
“Saat ini kita memiliki lima kursi. Pada Pemilu 2029 kami menargetkan minimal delapan kursi di DPRD Kabupaten Bogor dan dua kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Ia optimistis target tersebut dapat diwujudkan melalui kerja keras seluruh kader dan penguatan organisasi yang dilakukan sejak dini.
“Kami optimistis target pada tahun 2029 akan tercapai,” tegas Doni.
Lebih lanjut, Doni menjelaskan bahwa PDI Perjuangan akan menyiapkan kader-kader terbaik untuk bertarung pada Pemilu 2029. Meski begitu, proses pembentukan dan pembinaan kader masih terus berjalan sebagai bagian dari regenerasi partai.
PDI Perjuangan juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda yang memiliki keinginan untuk terjun ke dunia politik.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi anak-anak muda yang ingin berpolitik. Dalam tahapan konsolidasi ini, kami juga sedang mempersiapkan kader-kader muda terbaik yang nantinya akan melanjutkan perjuangan partai sebagai generasi penerus,”pungkasnya.
(Retza)









