AKTUALITA.CO.ID _ Gegara galian tanah yang berada di Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor membuat pengendara khawatir melintasi jalan Tranyogi Kampung Sadang Lebak Cariu.
Pasalnya, kondisi jalan yang licin dan dipenuhi tanah merah kerap menjadi pemandangan pengguna jalan, apalagi pasca diguyur hujan yang tidak terlalu besar. Aspal jalan seketika berubah menjadi warna kecoklatan.

Seperti hal yang dialami salahsatu pengguna jalan roda dua, Ilham (24), mengaku resah dengan galian yang masih beroperasi, apalagi ban mobil dibiarkan membawa material tanah sampai ke jalan utama.
” Ini sangat bahaya bagi pengendara terutama roda 2, apalagi saat ujan kaya gini kondisi jalan yang yang becek tertutup tanah, dan juga licin bahaya lah pokonya, ” Ucap ilham kepada Aktualita.co.id. Rabu, (3/7/24).
Dirinya berharap kepada pemerintah agar turun untuk mengetahui kondisi dijalan ini, dan melakukan tindakan kepada galian tanah yang menyebabkan jalan menjadi licin.
“Sebelum ada korban, bahkan bisa banyak korban kalo kondisi jalan seperti ini. Pemerintah harusnya turun melakukan tindakan, apalagi menggangu kenyamanan pengguna jalan,” cetusnya.
” Terutama aparat yang berada di daerah seperti Satpol PP, Desa, dan Kecamatan, ” tambah Ilham.
Sementara salahsatu juru parkir di galian tersebut mengatakan ini galian milik perusahaan, namun tidak mengetahui nama perusahaan tersebut.
“Galian ini yang mengelola pak Cece, Saya gatau kalo nama PT nya, ” kata juru parkir.
“Galian ini masih baru, kurang lebih 5 bulan berjalan, ” tutupnya.
*Rezza/Ns









