Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Puskurjar Sosialisasikan Kurikulum Merdeka di Bandung

Gala by Gala
May 28, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Puskurjar Sosialisasikan Kurikulum Merdeka di Bandung
75
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Demi meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) terus mensosialisasikan Kurikulum Merdeka ke berbagai provinsi, salah satunya di Jawa Barat. Sebanyak 106 peserta yang terdiri dari guru, komite sekolah, dan relawan pendidikan dari jenjang KB/PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB hadir pada acara tersebut. Pelaksana tugas (Plt)  Kepala Puskurjar, Zulfikri Anas menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang berfokus untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik, Sabtu (27/5/23).

” Kurikulum Merdeka mendorong para peserta didik dapat tumbuh dan berkembang sesuai kompetensi mereka dan mengembalikan pendidikan ke marwah sebenarnya, yaitu memerdekakan peserta didik dan pendidiknya,” jelas Zulfikri di Bandung.

Ia menekankan bahwa visi Kurikulum Merdeka yaitu mengurangi materi pembelajaran dan fokus pada yang esensial,  “Kemudian lebih ke meningkatkan layanan pada peserta didik, sehingga guru tidak terbebani materi yang banyak dan administrasi yang rumit,” terangnya.

“ Saya ingatkan kepada para pengawas untuk mendampingi guru dalam peningkatan kualitas belajar dan hubungan batin antara guru dan siswanya,” lanjutnya.

Zulfikri menekankan bahwa dalam Kurikulum Merdeka tidak mengharuskan para pendidik untuk membuat produk, melainkan fokus pada peningkatan kualitas dalam menguatkan karakter peserta didik. ” Yang terpenting adalah bagaimana anak mampu berkomunikasi dan bekerja sama bukan sekadar menghasilkan output pembelajaran yang banyak,” tambah Zulfikri.

Di samping itu, sambung Zulfikri, alur pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka tidak memaksakan para pendidik menggunakan cara yang sama untuk mencapai tujuan pembelajaran. “Kami perlu membuat tujuan sebagai landasan, namun caranya disesuaikan dengan budaya di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Sementara, Ledia Hanifa Amaliah, anggota Komisi X DPR RI mengingatkan bahwa tujuan pendidikan nasional berdasarkan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.  

” Sehingga, pada dasarnya tujuan utama pendidikan tidak hanya penyelesaian kurikulum saja, melainkan pembentukan karakter,” tuturnya.

Ia menyebut, bahwa Kurikulum Merdeka berfokus pada kebutuhan peserta didik sehingga satuan pendidikan memiliki visi yang jelas dalam proses pembelajarannya, ” Dengan berbasis projek, para siswa tidak hanya membuat produk, namun perlu tahu tujuan pembuatannya,” jelasnya.

Ditempat yang sama disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Wahyu Mijaya turut menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbudristek yang telah menyelenggarakan lokakarya pendidikan untuk menyosialisasikan Kurikulum Merdeka.

Berita lainnya

Pemkab Bogor Akan Masukan Budaya Lokal Kedalam Kurikulum Pembelajaran

Meriahkan Hari Kartini, SDN Nambo 01 Gelar Fashion Show

Kirab Binokasih, Wan Hay Soroti Pentingnya Pendidikan Sejarah dan Budaya Lokal

” Semoga acara ini menjadi ajang dalam menambah pemahaman para pendidik mengenai Kurikulum Merdeka sehingga mereka dapat mengimplementasikannya dengan baik di sekolah masing-masing,” harapnya.

Share30Tweet19Send
Gala

Gala

Rekomendasi Untuk Anda

Pemkab Bogor Akan Masukan Budaya Lokal Kedalam Kurikulum Pembelajaran

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
0
Pemkab Bogor Akan Masukan Budaya Lokal Kedalam Kurikulum Pembelajaran

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor berencana memasukkan budaya lokal sebagai materi pembelajaran di sekolah mulai tahun ajaran baru. Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Yudi Santosa...

Read more

Meriahkan Hari Kartini, SDN Nambo 01 Gelar Fashion Show

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
0
Meriahkan Hari Kartini, SDN Nambo 01 Gelar Fashion Show

AKTUALITA.CO.ID - Suasana meriah menyelimuti SDN Nambo 01, Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, pada Selasa (21/4/2026), saat seluruh warga sekolah memperingati Hari Kartini. Acara yang berlangsung meriah ini melibatkan...

Read more

Kirab Binokasih, Wan Hay Soroti Pentingnya Pendidikan Sejarah dan Budaya Lokal

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
0
Kirab Binokasih, Wan Hay Soroti Pentingnya Pendidikan Sejarah dan Budaya Lokal

AKTUALITA.CO.ID - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Golkar H. Wawan Haikal menyatakan dukungan penuh sekaligus mengapresiasi rangkaian kegiatan Kirab Binokasih Sanghyang Pake ke-IV yang diselenggarakan di...

Read more

Tak Masuk Katagori PBI, Mensos “Buang” 11 Juta Peserta

by Arsyit Syarifudin
April 19, 2026
0
Tak Masuk Katagori PBI, Mensos “Buang” 11 Juta Peserta

AKTUALITA.CO.ID _ Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan kebijakan pemutakhiran data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) bukanlah bentuk pengurangan perlindungan negara, melainkan langkah penertiban...

Read more

Siap Kerja dan Wirausaha, UKK di SMKN 14 Bandung jadi Tolak Ukur

by Arsyit Syarifudin
April 19, 2026
0
Siap Kerja dan Wirausaha, UKK di SMKN 14 Bandung jadi Tolak Ukur

AKTUALITA.CO.ID – Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 14 Bandung menjadi penentu penting bagi siswa dalam membuktikan kemampuan yang telah ditempa selama tiga tahun masa pembelajaran, Sabtu (18/4/26)....

Read more
Next Post
Separuh Masyarakat Indonesia Terganggu Kesehatan Mentalnya

Separuh Masyarakat Indonesia Terganggu Kesehatan Mentalnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Diduga Korban Tabrak Lari, Seorang Pemotor Tewas

Diduga Korban Tabrak Lari, Seorang Pemotor Tewas

December 15, 2025
Beberapa PR Rudy Susmanto Ketika Kembali Menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bogor

Beberapa PR Rudy Susmanto Ketika Kembali Menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bogor

April 7, 2024
Benarkah Ciuman Cupang Bisa Picu Strok?

Benarkah Ciuman Cupang Bisa Picu Strok?

November 11, 2023

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW