AKTUALITA.CO.ID – Jarak ribuan kilometer bukan penghalang bagi Komunitas Berbagi Jalan Lurus (Jalur) asal Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, untuk terjun langsung membantu penyintas banjir di Dusun Batu 8, Desa Rantau Pauh, Aceh Tamiang.
Menempuh perjalanan darat selama tiga hari tiga malam sejak Minggu (28/12/2025), empat relawan Jalur tiba di lokasi dengan misi memastikan bantuan dari warga Bogor sampai langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Komunitas Jalur, Hendra, mengungkapkan bahwa setibanya di lokasi, tim langsung bergerak mendukung kebutuhan logistik pengungsi.
“Langkah awal kami fokus pada dapur umum. Kami membawa hampir 300 kilogram makanan siap santap berupa kentang mustofa dan tempe orek yang diproduksi secara gotong royong sebelum berangkat,” ujar Hendra kepada Aktualita.co.id, Sabtu (3/1/2026).
Berikan Dukungan Ibadah dan Bersihkan Sekolah
Selain bantuan pangan, Jalur juga mendistribusikan 200 set perlengkapan salat serta 100 sajadah bantuan dari PT Universal Turkindo Velvet. Bantuan ini menjadi sangat krusial mengingat banyak perlengkapan ibadah warga yang rusak atau hilang terhanyut banjir.
Memasuki masa pemulihan (recovery), para relawan berbaju oranye ini juga berjibaku melawan lumpur pekat di fasilitas pendidikan.
- Madrasah Nurul Aibah: Empat ruang kelas berhasil dibersihkan.
- TK Negeri 2: Pembersihan halaman sekolah dari lumpur keras dan musala.
“Target kami sarana umum seperti sekolah dan tempat ibadah agar anak-anak bisa segera belajar kembali. Lumpur yang mengeras cukup menantang, tapi alhamdulillah bisa tuntas berkat kerja sama warga lokal,” jelas Hendra.
Kondisi Terkini: Warga Mulai Kembali ke Rumah
Hendra melaporkan bahwa saat ini sekitar 50 hingga 70 persen warga telah kembali ke rumah masing-masing dari pengungsian. Aktivitas ekonomi di pasar kampung mulai berdenyut kembali meski masih terbatas.
“Kondisi umum membaik, namun beberapa rumah warga rusak berat. Kami tetap berjaga di sini untuk memberikan pendampingan maksimal di satu klaster, yakni Dusun Batu 8, agar bantuan lebih berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam misi ini, Jalur berkolaborasi dengan berbagai lembaga seperti Baznas Tangerang Selatan dan Sinergi Bangun Negeri untuk menyediakan program komprehensif, mulai dari perlengkapan sekolah hingga pembangunan sumur bor.
Siapa Komunitas Jalur?
Lahir dari kepedulian di tingkat kampung sejak 2019, Komunitas Jalur telah lama dikenal warga Bogor Timur melalui layanan ambulans gratis dan aksi sosial rutin.
“Jalur itu milik bersama. Siapa pun yang senang berbagi dan ingin memberi manfaat untuk masyarakat, dia adalah bagian dari Jalur,” tutup Hendra. Tim dijadwalkan tetap berada di lokasi hingga Senin (5/1/2026) untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar.
(Pandu)









