AKTUALITA.CO.ID – Musibah menimpa dunia pendidikan di Kabupaten Bogor. Atap tiga ruang kelas di SMAN 2 Gunung Putri, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, dilaporkan ambruk pada Jumat (23/1/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.50 WIB tersebut mengejutkan warga sekitar. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Kepala Desa Ciangsana sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Gunung Putri, Udin Saputra, menjelaskan kronologi penemuan kejadian tersebut berawal dari laporan warga di grup koordinasi desa.
“Kami menerima laporan dari pengurus RW sekitar pukul 04.30 WIB. Setelah kami cek melalui rekaman CCTV sekolah, terlihat atap bangunan ambruk pada pukul 03.50 WIB,” ujar Udin Saputra saat meninjau lokasi, Jumat (23/1/2026).
Mendapat laporan tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Ciangsana langsung mengerahkan tim Desa Tangguh Bencana (Destana) bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mengamankan lokasi.
“Tim sudah standby di lokasi sejak pukul 05.30 WIB untuk melakukan penanganan awal dan memastikan area sekolah aman,” jelasnya.
Terkait pemicu ambruknya bangunan, pihak desa belum bisa memberikan kesimpulan pasti. Meski wilayah Gunung Putri sempat diguyur hujan pada dini hari, namun intensitasnya dinilai masih dalam batas normal.
“Memang sedang hujan saat kejadian, tapi hujannya merata (tidak ekstrem). Untuk penyebab pastinya, apakah karena faktor usia bangunan atau hal lain, kita tunggu pemeriksaan resmi dari instansi terkait,” pungkas Udin.
Hingga saat ini, area tiga ruang kelas yang terdampak telah dipasangi garis pengaman. Pihak sekolah diharapkan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk langkah perbaikan agar tidak mengganggu proses KBM dalam jangka panjang.
(Pandu)









