Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

SPMB 2026 Jawa Barat: Disdik Pastikan Sistem Lebih Transparan

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
March 8, 2026
in Pendidikan dan Kesehatan
0
SPMB 2026 Jawa Barat: Disdik Pastikan Sistem Lebih Transparan
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Jawa Barat tidak lagi mencantumkan program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) sebagai program khusus. Meski demikian, prinsip pencegahan anak putus sekolah tetap menjadi filosofi utama dalam kebijakan penerimaan siswa baru.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, dalam Rapat Uji Publik Eksternal SPMB Tahun 2026 yang digelar di Aula Dewi Sartika Dinas Pendidikan Jawa Barat, Minggu (8/3/26).

Deden menjelaskan, secara umum aturan SPMB 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun terdapat beberapa penyesuaian yang merujuk pada surat edaran terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Berita lainnya

IPB University Tegaskan Komitmen Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

‎Ironi BPJS: 10 Persen Orang Kaya Masih Terima Bantuan Iuran Subsidi

‎Silaturahmi 1.434 Guru, Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan‎

“Salah satunya, tidak ada lagi program PAPS sebagai program khusus, esensinya tetap sama, yakni memastikan tidak ada anak yang putus sekolah,” ujar Deden.

Untuk mengantisipasi potensi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, kata dia, Dinas Pendidikan Jawa Barat akan melakukan pendataan minat siswa kelas IX SMP/MTs. Survei tersebut ditargetkan menjangkau minimal 98 persen siswa di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Melalui pendataan tersebut, pemerintah dapat memetakan minat siswa, apakah ingin melanjutkan ke sekolah negeri, swasta, maupun Madrasah Aliyah (MA). Selain itu, data ini juga membantu memetakan kebutuhan jalur afirmasi serta sebaran wilayah,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran lebih awal terkait potensi kepadatan di sekolah-sekolah tertentu, terutama di daerah dengan jumlah penduduk tinggi seperti Depok.

“Jika daya tampung sekolah negeri terbatas, maka akan disiapkan skema alternatif, termasuk optimalisasi peran sekolah swasta,” katanya.

Deden juga mengungkapkan dalam ketentuan rombongan belajar (rombel), terdapat pengecualian terkait jumlah siswa per kelas yang bisa melebihi 36 orang dalam kondisi tertentu. Kebijakan ini berlaku bagi wilayah yang belum memiliki sekolah negeri maupun swasta, atau daerah yang daya tampung sekolahnya masih terbatas meskipun telah digabungkan.

“Saat ini masih ada sejumlah kecamatan di Jawa Barat yang belum memiliki sekolah negeri maupun swasta. Kebijakan ini menjadi salah satu solusi untuk pemerataan akses pendidikan,” terangnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Jawa Barat juga memperkuat jalur afirmasi dalam SPMB 2026. Jalur tersebut termasuk bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan maupun yang berstatus sebagai “anak negara”.
Pemerintah meminta agar data terkait calon siswa dari kelompok tersebut dapat diajukan lebih awal agar hak pendidikan mereka dapat difasilitasi tepat waktu.

“Isu kerja sama pemanfaatan lahan sekolah juga menjadi perhatian. Mengingat sejumlah SMA dan SMK negeri berdiri di atas tanah milik TNI, desa, atau instansi lain. Dukungan semua pihak sangat penting agar persoalan administratif tidak menghambat layanan pendidikan,” tuturnya.

Dalam aspek seleksi akademik, Deden menambahkan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam proses seleksi SPMB 2026, bersama dengan nilai rapor siswa.

“Bobot TKA berpeluang diperbesar secara bertahap untuk menjaga objektivitas dan mencegah praktik manipulasi nilai rapor,” jelasnya.

Ia berharap forum uji publik ini dapat menjadi ruang terbuka bagi berbagai pihak untuk menyampaikan kritik maupun saran yang berbasis regulasi dan kepentingan terbaik bagi peserta didik.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis SPMB tahun ini dapat berjalan lebih transparan, adil, dan akuntabel. Sekaligus menjaga tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pendidikan di Jawa Barat,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Deden Saepul HidayatDisdik JabarPendidikan JabarPPDB Jawa BaratSeleksi AkademikSPMB Jabar 2026
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

IPB University Tegaskan Komitmen Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
IPB University Tegaskan Komitmen Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

AKTUALITA.CO.ID - IPB University menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika. Hal ini disampaikan menyusul munculnya laporan dugaan kasus pelecehan...

Read more

‎Ironi BPJS: 10 Persen Orang Kaya Masih Terima Bantuan Iuran Subsidi

by Arsyit Syarifudin
April 16, 2026
0
‎Ironi BPJS: 10 Persen Orang Kaya Masih Terima Bantuan Iuran Subsidi

AKTUALITA.CO.ID – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan masih adanya ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.‎‎Berdasarkan hasil sinkronisasi data...

Read more

‎Silaturahmi 1.434 Guru, Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan‎

by Arsyit Syarifudin
April 16, 2026
0
‎Silaturahmi 1.434 Guru, Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan‎

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kebijakan, peningkatan sarana dan prasarana, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor...

Read more

Dua Ruang Kelas di SDN Babakan 01 Rusak Parah, Belum Diperbaiki Meski Sudah Laporan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
Dua Ruang Kelas di SDN Babakan 01 Rusak Parah, Belum Diperbaiki Meski Sudah Laporan

AKTUALITA.CO.ID - Kondisi memprihatinkan terlihat di salahsatu ruang kelas dan ruang perpustakaan SDN Babakan 01 yang berlokasi di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Kepala SDN Babakan 01...

Read more

‎Kemenkes Mulai Imunisasi MR untuk Tenaga Kesehatan, Sasar Ratusan Ribu Nakes di 14 Provinsi

by Arsyit Syarifudin
April 13, 2026
0
‎Kemenkes Mulai Imunisasi MR untuk Tenaga Kesehatan, Sasar Ratusan Ribu Nakes di 14 Provinsi

AKTUALITA.CO.ID - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) resmi memulai pemberian imunisasi Measles-Rubella (MR) bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, serta dokter internship.‎‎Program ini bertujuan melindungi tenaga kesehatan sebagai kelompok...

Read more
Next Post
Akademik Center SMA Kemala Hampir Rampung, Polri Kumpulkan Warga

Akademik Center SMA Kemala Hampir Rampung, Polri Kumpulkan Warga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Maksimalkan CSR, Komite SMPN 22 Kota Bogor Gandeng PT AKB

Maksimalkan CSR, Komite SMPN 22 Kota Bogor Gandeng PT AKB

November 16, 2025
Rayakan HUT RI ke-80 dengan Semangat Lingkungan: PPLI Gelar Fun Walk & Plogging Movement di GBK

Rayakan HUT RI ke-80 dengan Semangat Lingkungan: PPLI Gelar Fun Walk & Plogging Movement di GBK

August 11, 2025
Tren Baju Lebaran 2025: Elegan, Modern dan Nyaman

Tren Baju Lebaran 2025: Elegan, Modern dan Nyaman

March 10, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW