AKTUALITA.CO.ID _ Dua siswa berinisial M dan A yang duduk di bangku kelas IX di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ibnu syina yang berada di Kampung Cikadu Rt. 002/002 Desa Dayeuh, Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor, Mengaku mendapatkan kekerasan fisik oleh salahsatu oknum guru di sekolahnya.
Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh dua siswa yang didampingi orang tua dikediamannya kepada team aktualita.co.id. Ia mengaku dipukul 3 kali di bagian leher belakang dan pundak oleh salahsatu guru berinisial ” I “, kejadian tersebut terjadi pada saat merayakan kelulusannya.
” Baru-baru ini, bulan ini, pas kemarin merayakan kelulusan terus foto-foto di buat status, ke-besokannya saya sama teman-teman di panggil sama guru, terus dipukul dibagian leher belakang sama pundak 3 kali, karena kita pake pilok”, kata kedua siswa tersebut. Rabu (12/6/24).

M menambahkan, selain dipukul oleh oknum guru tersebut, Ia juga pernah dipukul oleh Kepala Sekolah.
” Dulu pas kelas VIII saya pernah dipukul, kemarin juga sama temen-temen pas ngerayain kelulusan mau dipukul tapi keburu ibu saya dateng jadi ga dipukul, cuma A aja yang dipukul keburu ketauan “, terangnya.
Sementara, M dan S orang tua siswa, mengaku kesal dengan kejadian kekerasan yang menimpa anaknya ini, bahkan sampai mendatangi sekolahan untuk meminta penjelasan kepada guru tersebut.
” Anak saya pernah bilang dipukul sama guru, pikiran saya karna nakal kali, tapi kok sering dia ngomong lagi ngomong lagi dari kelas VIII sampe kemarin terakhir kelulusan, saya datengin ke sekolah saya langsung masuk ke kantor ternyata anak-anak lagi dihukum baru 1 yang dipukul yang lainnya belum sempet karna kita keburu dateng,” jelasnya.
” Pas kita tanyain kenapa harus pake kekerasan jawab dia cuma khilap “. kesalnya,
Sementara, Alfizan Adipnoval Kepala Sekolah SMP Ibnu Syina menjelaskan, pihaknya tidak pernah bahkan tidak ada yang melakukan kekerasan terhadap murid, ” gak ada, disini gak ada yang melakukan kekerasan, kalu memang ada paling kita kasih teguran”, ucapnya.
Namun, saat wartawan Aktualita.co.id sedang berbincang santai dengan kepala sekolah, tiba-tiba salahsatu guru perempuan melontarkan perkataan dengan nada keras dan arogan kepada wartawan Aktualita.co.id yang sedang bincang-bincang dengan kepala sekolah.
” Siapa sih orangnya suru kesini aja langsung orangnya, saya orang sini mas orang tua, nenek saya orang sini, tau semua kok orang sini. gada yang ngomong, kalo mau langsung aja ke yayasan”, katanya dengan nada keras Kepada wartawan aktualita.co.id.
*Rezza









