AKTUALITA.CO.ID – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN berkolaborasi dengan Srikandi PLN UP3 Gunung Putri menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan bertajuk “Muharram Berkah 1448 H”. Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan 20 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari wilayah sekitar lingkungan Kantor PLN ULP Cileungsi. Melalui sinergi ini, PLN tidak hanya menyalurkan bantuan material, tetapi juga memberikan ruang edukasi yang aplikatif bagi generasi muda. Cileungsi, Jum’at (3/7/26).
Tidak hanya menerima santunan dan bingkisan, para anak-anak penerima manfaat ini juga diajak untuk mengenal lebih dekat profil PT PLN (Persero). Mereka diberikan edukasi untuk memahami proses bisnis kelistrikan secara runut, mulai dari tahap pembangkitan, transmisi, hingga bagaimana energi listrik tersebut mengalir dan dapat dinikmati dengan aman oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif yang menyentuh masyarakat ini. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa program kepedulian sosial korporat harus terus berjalan beriringan dengan edukasi publik yang masif. Menurutnya, menanamkan pemahaman tentang ketenagalistrikan sejak dini kepada anak-anak merupakan langkah strategis untuk membangun budaya peduli keselamatan ketenagalistrikan di masa depan.
Sejalan dengan arahan tersebut, Manager PLN UP3 Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, memberikan instruksi langsung kepada jajaran untuk memastikan kehadiran PLN dapat dirasakan secara nyata dan inklusif oleh lingkungan sekitar kantor unit. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kehadiran PLN di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Beliau berharap momentum bulan Muharram ini tidak hanya membawa berkah secara sosial, tetapi juga mampu memotivasi anak-anak sekitar lingkungan ULP Cileungsi untuk meraih cita-cita setinggi langit.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi saat tim PLN memberikan pemaparan mengenai asal-usul energi listrik. Suasana edukasi menjadi semakin interaktif ketika anak-anak diperlihatkan bagaimana petugas Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) melakukan pemeliharaan jaringan. Pengenalan ini memberikan wawasan baru bagi mereka mengenai dedikasi petugas lapangan dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Para peserta pun diperkenalkan secara langsung dengan peralatan canggih serta atribut keselamatan kerja atau Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Melalui peragaan ini, tim PLN menunjukkan bagaimana petugas profesional melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan secara aman tanpa harus memadamkan aliran listrik yang sedang dinikmati oleh pelanggan.
Sebagai bagian dari edukasi masa depan, di akhir sesi para peserta diajak mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berada di area kantor PLN. Petugas memberikan penjelasan mengenai cara kerja mobil listrik, proses pengisian ulang daya baterai (charging), hingga estimasi waktu yang dibutuhkan sampai baterai terisi penuh sebagai bentuk pengenalan terhadap era green energy dan transisi energi hijau.
Momen berharga ini pun tidak disia-siakan oleh anak-anak penerima manfaat yang hadir. Dengan penuh keceriaan, mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto bersama di beberapa titik ikonik kantor PLN serta di dekat fasilitas SPKLU sebagai kenang-kenangan yang berkesan.
Selain berfoto, para peserta juga mendapatkan kesempatan langsung untuk mencoba berbagai alat peraga edukatif yang telah dipersiapkan oleh tim PLN. Pengalaman memegang dan menguji langsung alat peraga ini memberikan gambaran nyata kepada mereka mengenai prinsip kerja kelistrikan dengan cara yang menyenangkan, aman, dan mudah dipahami demi memberikan pengalaman belajar yang berkesan.
(**)









