AKTUALITA.CO.ID – Ribuan masyarakat memadati kawasan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada malam puncak KaBOGORFEST 2026, Sabtu (13/6/2026). Antusiasme warga yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor maupun daerah sekitarnya menjadikan malam penutupan hiburan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat.
Koordinator KaBOGORFEST 2026 Bambam Setia Aji mengatakan, malam puncak acara berhasil menarik perhatian puluhan ribu pengunjung. Meski rangkaian kegiatan masih berlangsung hingga hari berikutnya, puncak hiburan pada Sabtu malam menjadi magnet utama bagi masyarakat.
“Memang acara masih berlangsung sampai besok, tetapi untuk puncak hiburan malam ini antusiasme masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya sangat luar biasa. Mereka membutuhkan ruang terbuka untuk menikmati hiburan seperti ini,” ujar Bambam kepada Aktualita.co.id.
Berdasarkan pantauan panitia, kata Bambam, jumlah pengunjung yang hadir pada malam puncak diperkirakan mencapai 20 hingga 25 ribu orang. Ribuan warga terlihat memenuhi area depan panggung utama hingga berbagai sudut kawasan Gelora Pakansari.
Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung juga didukung oleh kehadiran sejumlah musisi dan artis yang tengah populer di kalangan masyarakat. Penampilan Enau, Pas Band, serta sejumlah musisi lainnya menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menyedot perhatian penonton.
“Kebetulan hari ini ada artis-artis yang memang sedang diminati masyarakat. Kehadiran mereka tentu menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat antusias datang ke KaBOGORFEST 2026,” katanya.
Ia berharap, gelaran tersebut dapat menjadi sarana hiburan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat dalam rangka peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
“Semoga kegiatan ini bisa menjaga kebahagiaan masyarakat Kabupaten Bogor dengan menikmati pertunjukan musik dan hiburan dalam rangka hari jadi Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Tak hanya menyuguhkan hiburan musik, lanjut Bambam, KaBOGORFEST 2026 juga menjadi ajang promosi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bambam menyebutkan terdapat sekitar 500 stan UMKM, tenant kuliner, dan wahana permainan yang turut meramaikan festival tersebut.
“Untuk stan yang kami sediakan ada lebih dari 400 stan UMKM dan berbagai tenant lainnya. Jika digabung dengan tenant food court dan kegiatan pendukung lainnya, jumlahnya hampir mencapai 500 stan,” jelasnya.
Selain panitia KaBOGORFEST, sejumlah komunitas dan penyelenggara kegiatan lain juga turut memanfaatkan momentum HJB untuk menggelar berbagai acara di kawasan Gelora Pakansari. Di antaranya kegiatan dari forum UMKM hingga acara yang diselenggarakan oleh berbagai pihak lainnya.
Bambam menilai, KaBOGORFEST memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi agenda tahunan berskala besar yang dapat menjadi ikon Kabupaten Bogor, serupa dengan konsep Pekan Raya Jakarta.
“KaBOGORFEST harus bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Harapannya bisa menjadi semacam pekan raya daerah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Ia mengakui pelaksanaan KaBOGORFEST 2026 dilakukan dengan waktu persiapan yang relatif singkat, yakni sekitar satu setengah bulan.
“Jika pak bupati berkenan, Setelah acara ini selesai kami akan mulai mempersiapkan KaBOGORFEST 2027. Kami ingin tidak hanya pertunjukan musiknya yang lebih baik, tetapi juga tata acara, fasilitas, dan seluruh rangkaian kegiatan agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Retza)








