Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

Pengalaman Haji Masagung Mencari ‘Jalan’

sayyev by sayyev
June 6, 2023
in Sosok dan Politik
0
Pengalaman Haji Masagung Mencari ‘Jalan’

Haji Masagung

75
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Ada kisah menarik dari perjalanan almarhum Haji Masagung atau yang memiliki nama kecil Tjio Wie Tay. Merupakan pria keturunan etnis Tionghoa kelahiran Jatinegara, Jakarta Timur, 8 September 1927 yang meninggal pada 24 September 1990 dan dimakamkan di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Dikutip dari RMOL, Selasa (6/6/2023), kakek Haji Masagung yang datang dari Cina langsung menetap di Bogor, sedangkan neneknya berasal dari Bali. Pemilik Toko Buku Gunung Agung yang pernah jaya di Indonesia hingga mancanegara ini ternyata tidak lahir sebagai seorang Muslim.

Channel Youtube @ketutmasagung9557 mengisahkan, Haji Masagung Wie Tay kecil bukanlah seorang pemeluk agama. Dia hanya menjalankan ritual sesuai dengan tradisi Tionghoa. Sedangkan untuk melengkapi administrasi dia mencantumkan kolom agama sesuai dengan agama neneknya.

Berita lainnya

PWI Apresiasi Capaian Pemkab Bogor Raih WTP dari BPK RI

Gita Swarantika Gaungkan Semangat Bung Karno, Festival Kuliner Nusantara Jadi Panggung Kebangkitan UMKM Banten

Jaro Ade Bantah Tudingan Intervensi di Lahan PT BSS: Saya Tidak Pernah Intimidasi Masyarakat

Baru pada tahun 1975, dia meyakini Islam sebagai agama yang dipegang teguh hingga akhir hayatnya. Wie Tay yang kemudian setelah memeluk Islam berganti nama menjadi Masagung menceritakan perjalanan spiritualnya hingga menemukan hidayah.

Pada tahun itu, Masagung telah memiliki segalanya. Istri dan tiga anak, harta yang banyak, karier yang berada di puncak dan berbagai yayasan sosial pun didirikannya.

“Hidayah yang saya dapatkan merupakan pengalaman gaib, dan seperti mendengar seseorang bercerita kepada saya,” ujar dia.

Dia mengenalkan dirinya sebagai murid seorang walisongo. Sembari bercerita, Masagung diperlihatkan gambaran rumah yang saat itu dimilikinya.

“Saya memiliki rumah dengan taman dan aliran sungai kecil yang indah, tetapi anehnya saya tidak memiliki jalan untuk tiba di rumah saya,”ujar dia.

“Jalan” yang tidak ada diartikan sebagai agama sedangkan “rumah” itu merupakan surga. Sehingga Masagung mengartikan kisah itu seperti dirinya yang telah memiliki segalanya, tetapi hanya satu yang tidak mungkin mendapatkannya, yakni surga, karena tidak memiliki agama.

Sejak saat itu dia berikrar untuk memeluk Islam. Bagi seorang Tionghoa, tidak mudah untuk menjadi seorang Muslim.

Masagung kembali dimunculkan sesosok alim yang kembali menggambarkan rumah, dan kini telah memiliki jalan hanya saja tidak ada “pintu” untuk masuk ke dalam rumah tersebut. Pintu ini diartikannya sebagai syariat Islam.

Sebagai Muslim, tidak hanya cukup bersyahadat. Dia juga harus menjalankan kewajiban lain yang tercantum dalam rukun iman dan rukun Islam.

Diakui Masagung, tidak mudah untuk mempelajari bacaan shalat. Butuh satu tahun untuk bisa melafalkan Al fatihah secara jelas dan lima tahun untuk secara konsisten menjalankan kewajiban sebagai umat Islam, dari mulai shalat, puasa, berzakat, hingga berhaji.

Tak hanya sampai menjalankan syariah. Masagung juga diperlihatkan kembali wujud rumah indahnya dengan jalan dan pintu. Namun, dia tidak memiliki “kunci”.

Dalam kisahnya itu, kunci merupakan segala hal kehidupannya yang harus dijalankan sesuai perintah dan menjauhi larangan-Nya. Dia mengingat sebagai pedagang dengan berbagai bisnis tidak semuanya bisnis bersih.

Masagung kemudian meninggalkan seluruh bisnisnya yang terindikasi ada yang tidak bersih. Dia pun kemudian mendirikan masjid setelah menikah kembali karena istri sebelumnya telah wafat pada tahun 1986.

Tak hanya kembali menikah, Masagung dan istrinya pun berikrar untuk mengabdikan dirinya di jalan Allah. Sehingga pada masa hidupnya, dia bisa mengharumkan Islam dan tak terputus di tengah jalan.

Setelah memiliki Toko Buku Gunung Agung, Masagung kemudian membuka toko buku Wali Songo khusus untuk buku-buku dan kebutuhan umat Islam, seperti perlengkapan shalat, Alquran, dan busana muslim.

Toko buku ini bersebelahan dengan Masjid Al Araf yang dibangun hanya dalam waktu tiga bulan. Sebelumnya, Masagung dan istri hanya ingin membangun mushala kecil di atas rumahnya.

“Kami menamakan masjid tersebut dengan masjid Al Araf karena ketika subuh saya membuka Alquran dan terbuka surat Al Araf dan sesuai dengan artinya, yakni tempat tertinggi,” ujar dia.

Namun, ternyata mushala tersebut semakin makmur sehingga diperluas. Baru sekitar tiga bulan ruangan masjid tidak muat menampung jamaah shalat Jumat ataupun tarawih.

Sehingga masjid tersebut kembali diluaskan. Tak hanya masjid, di gedung itu juga dibangun pusat kajian Islam sehingga siapa pun dapat belajar Islam setiap saat.

Satu ornamen khas yang berkesan untuk Masagung adalah jam besar yang terbuat dari kayu dengan ukiran surat Yasin. Melihat antusias umat Islam di masa itu, Masagung pun berniat untuk membangun masjid di Kadumangu, Babakan Madang, daerah Kabupaten Bogor dekat dengan asal leluhurnya. Dia menamakan masjid tersebut dengan nama Masjid Agung Wali Songo.

“Bagi saya yang terpenting niat, untuk urusan dana nanti akan datang sendiri, karena sebagai Muslim seharusnya malu jika harus meminta-minta, dan ajaran agama pun menganjurkan tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,” ujar dia.

Prinsip hidup ini pula yang terus dipegang oleh Masagung bahkan ketika berdoa di Multazam, yakni sebuah tempat yang berada di antara hajar aswad dan pintu Ka’bah. Di tempat itu, Masagung shalat sunnah dua rakaat dan berdoa agar dirinya terus menjadi orang yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.

** yev

Tags: Haji Masagung pemilik Toko Buku Gunung AgungTjio Wie Tay
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

PWI Apresiasi Capaian Pemkab Bogor Raih WTP dari BPK RI

by Arsyit Syarifudin
June 11, 2026
0
PWI Kabupaten Bogor Siapkan Safari Jurnalistik ke-4 di Cisarua

AKTUALITA.CO.ID – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Bogor yang kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan...

Read more

Gita Swarantika Gaungkan Semangat Bung Karno, Festival Kuliner Nusantara Jadi Panggung Kebangkitan UMKM Banten

by Arsyit Syarifudin
June 8, 2026
0
Gita Swarantika Gaungkan Semangat Bung Karno, Festival Kuliner Nusantara Jadi Panggung Kebangkitan UMKM Banten

AKTUALITA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Banten, Gita Swarantika, mengajak masyarakat untuk mendukung kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui gelaran Festival Wisata...

Read more

Jaro Ade Bantah Tudingan Intervensi di Lahan PT BSS: Saya Tidak Pernah Intimidasi Masyarakat

by Arsyit Syarifudin
June 8, 2026
0
Jaro Ade Bantah Tudingan Intervensi di Lahan PT BSS: Saya Tidak Pernah Intimidasi Masyarakat

AKTUALITA.CO.ID – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi angkat bicara terkait tudingan yang ditujukan kepadanya saat aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat di Kantor ATR/BPN Cibinong, Kabupaten Bogor...

Read more

Ketua PWI Kabupaten Bogor Ajak Wartawan Aktif Eksplorasi Potensi Wisata Daerah

by Arsyit Syarifudin
June 6, 2026
0
Ketua PWI Kabupaten Bogor Ajak Wartawan Aktif Eksplorasi Potensi Wisata Daerah

AKTUALITA.CO.ID – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, mengajak seluruh anggota PWI Kabupaten Bogor untuk lebih aktif mengeksplorasi dan mempromosikan potensi wisata lokal yang tersebar di...

Read more

PWI Kabupaten Bogor Siapkan Safari Jurnalistik ke-4 di Cisarua

by Arsyit Syarifudin
June 5, 2026
0
PWI Kabupaten Bogor Siapkan Safari Jurnalistik ke-4 di Cisarua

AKTUALITA.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bogor kembali melanjutkan program Safari Jurnalistik sebagai agenda rutin untuk memperkuat hubungan antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor....

Read more
Next Post
Pengusaha Tower Diminta Satpol PP Segera Klarifikasi

Pengusaha Tower Diminta Satpol PP Segera Klarifikasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Merah Putih Berkibar di Situ Gunung Putri

Merah Putih Berkibar di Situ Gunung Putri

August 18, 2023
Kamaruddin Simanjuntak Dijadikan Tersangka Kasus Dana Gaib Taspen 300 Triliun

Kamaruddin Simanjuntak Dijadikan Tersangka Kasus Dana Gaib Taspen 300 Triliun

August 10, 2023
Keren…!!! Supendi Sabet Sekdes Beraksi di Cileungsi Beraksi Awards

Keren…!!! Supendi Sabet Sekdes Beraksi di Cileungsi Beraksi Awards

August 15, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW