Aktualita.co.id — Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota dalam memberantas premanisme. Usai penetapan sembilan orang tersangka dalam kasus perampasan kendaraan bermotor yang berkedok sebagai “mata elang”, Bupati Bogor, Rudi Susmanto, menyatakan apresiasinya.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres dan Polresta. Ini adalah bukti bahwa negara hadir melindungi warganya dari praktik premanisme yang meresahkan,” ujar Rudi dalam konferensi pers, Kamis (9/5/2025).
Rudi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor telah membentuk Satgas Pemberantasan Premanisme dan siap menindak setiap bentuk kejahatan jalanan.
“Kami ingin iklim investasi di Kabupaten Bogor kondusif. Tidak boleh ada lagi pihak yang merasa bisa bertindak semena-mena di jalanan. Bila masih ada yang coba-coba, kami tindak tegas,” tambahnya.
Senada dengan Rudi, Wakil Wali Kota Bogor, Jainal Mutaqin, turut menyampaikan dukungan. Ia menyebut pengungkapan kasus ini menjadi jawaban atas keresahan yang selama ini dirasakan warga Kota Bogor.
“Saya menyaksikan sendiri kerja cepat Polresta Bogor Kota menanggapi aduan masyarakat, baik melalui Instagram maupun hotline. Ini bukti konkret bahwa Polri hadir dan siap melayani,” kata Jainal.
Jainal mengimbau warga untuk tidak takut melapor bila mengalami atau menyaksikan tindak premanisme. “Silakan laporkan lewat 110 atau kanal resmi. Kami siap mendukung penuh penegakan hukum demi rasa aman warga,” tutupnya.
Sebanyak 82 sepeda motor dan satu mobil diamankan sebagai barang bukti. Sembilan tersangka kini ditahan dan dijerat pasal pengancaman dan perampasan dalam proses hukum lanjutan.
(Arsyit Syarifudin)









