AKTUALITA.CO.ID – Anggota MPR RI Dr.H.Mulyadi, MMA dari Fraksi partai Gerindra kembali mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan di wilayah kabupaten Bogor Jawabarat Pada Kamis, (15/5/2025).
Bertempat Di Aula The GreenVilas Ratusan Pengurus DKM yang tergabung dalam Forum Masjid Citra indah Jonggol Sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut
Di hadapan peserta sosialisasi Mulyadi mengatakan sosialisasi merupakan tugas MPR yang mesti dilakukan sesuai dengan amanat UU MD3. Empat Pilar MPR itu sebagai rukun bernegara. “Bila salah satu rukun itu diingkari maka negara ini bisa bubar”, ujarnya. Untuk itu warga negara wajib menjalankan rukun bernegara agar bangsa ini tetap kokoh dan kuat sepanjang masa.
Anggota DPR MPR yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Gerindra itu menegaskan agar ummat Islam khususnya tidak alergi dengan dasar dan pilar bernegara. Diungkapkan bahwa Pancasila merupakan ijtihad dari para ulama. Hal demikianlah yang membuat Pancasila tidak bertentangan dengan agama Islam. “Tidak ada nilai-nilai Pancasila yang bertentangan dengan nilai-nilai agama”, tutur pria yang akrab dipanggil Kang Mul itu.
Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif umat Islam terhadap pentingnya menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pilar fundamental bangsa,” ucap Mulyadi
Selain itu Mulyadi juga menyoroti kontribusi umat Islam dalam sejarah perjuangan bangsa dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman maka dari itu peran pengurus DKM itu harus menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, sebagai pusat dakwah, dan juga menjadi pusat tarbiyah dengan menjunjung tinggi nilai nilai Pancasila.
“Kita mengajak peserta untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Mulyadi.
Kegiatan dihadiri Oleh Dr.H.RA.Munawar Fuad MA, Founder/CEO isalaam Yang Juga sebagai pemateri dan juga dihadiri Oleh H.Irwan Kurniawan Sebagai Ketua DMIh Kabupaten Bogor, Camat Jonggol, Para Ketua DMI kecamatan dan juga Ketua DKM Se-Citra Indah Bapak Agus Abdurrahman Beserta Para Anggotanya yang berjumlah 160 Orang.
(red)









