Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Polemik Lahan Sukawangi Memanas, Adian : Negara Ikut Merambah Hutan

sayyev by sayyev
July 10, 2025
in Peristiwa
0
Polemik Lahan Sukawangi Memanas, Adian : Negara Ikut Merambah Hutan

Adian Y. Y. Napitupulu

314
SHARES
5.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Aktualita.co.id – Polemik pertanahan di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, kian memanas. Warga sempat menyuarakan keresahan mereka setelah lahan satu desa diklaim masuk kawasan hutan oleh Kementerian Kehutanan.

Menanggapi hal itu, Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar rapat bersama seluruh pihak terkait di Gedung Bupati Bogor, Kamis (10/07/25).

Berita lainnya

Diduga Rem Blong, Truk Engkel Picu Kecelakaan Beruntun

Aktivis Tangguh Tutup Usia

Jumat Berkah, Polsek Citeureup Bagikan 300 Paket Nasi

Dari pantauan Aktualita.co.id, Rapat berlangsung sengit, bahkan sempat terjadi adu argumen tajam antara Wakil BAM DPR RI yang juga anggota DPR RI Adian Y. Y. Napitupulu, dengan pihak Kementerian Kehutanan. Perdebatan itu dipicu ketidakjelasan data luas lahan yang diklaim masuk kawasan hutan.

“Kalo memang benar kita harus tau secara hukum, sebelum penetapan apakah itu di sekitaran kawasan hutan?, kalo memang iya tunjukan luasnya mana. Biar kita tau luas di Desa Sukaharja atau Desa Sukawangi itu berapa?. Karena kalo kemudian kita tidak selesaikan ini kekhawatiran terhadap enam orang yang dapat SPDP sama saja dijerat kasus hukum, ini akan bertambah lebih banyak lagi,” kata Adian Napitupulu dalam rapat.

Menurut Adian, selama Kementerian Kehutanan tidak bisa memberikan data pasti mengenai luas wilayah di Desa Sukawangi yang diklaim sebagai kawasan hutan, maka klaim tersebut patut dipertanyakan. Terlebih, enam warga telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) karena dianggap menyerobot kawasan hutan.

25.863 Desa di Indonesia Masuk Kawasan Hutan?

Adian mengungkapkan bahwa persoalan seperti di Sukawangi bukan satu-satunya. Berdasarkan data yang ia miliki, terdapat 25.863 desa di Indonesia yang masuk dalam klaim kawasan hutan. Bahkan sekitar 185.000 keluarga transmigran juga mengalami nasib serupa, di mana lahan transmigrasi mereka masuk ke dalam kawasan hutan negara.

“Kalau dibiarkan, jutaan rakyat bisa jadi ‘penjahat’ hanya karena membangun kandang ayam di pekarangan rumah sendiri. Ini konyol. Pekarangan rumah mereka diklaim kawasan hutan, lalu dituduh merambah. Ini harus diselesaikan!” ujarnya dengan nada tegas.

Adian: Regulasi Jangan Buat Rakyat Bingung

Menurut Adian, pemerintah harus berhenti membuat kebijakan tumpang tindih yang membuat masyarakat hidup dalam ketakutan. Ia menilai penting untuk melihat mana yang lebih dahulu ada, desa atau kawasan hutan.

“Kalau sertifikat hak milik lebih dulu, kawasan hutan harus mengalah. Kalau desa lebih dulu berdiri, ya kawasan hutan harus menyesuaikan. Tapi yang terjadi, pihak planologi malah merujuk ke aturan tahun 1927, padahal Indonesia merdeka saja belum,” kata Adian kepada Aktualita.co.id seusai rapat.

Ia juga menyinggung soal jalan-jalan desa, sekolah, hingga puskesmas yang dibangun dari dana APBN dan APBD, tetapi berada di wilayah yang diklaim sebagai kawasan hutan.

“Artinya negara sendiri ikut merambah hutan dong? Dana negara digunakan untuk membangun di kawasan yang menurut kementerian itu hutan. Aneh kan?,” tanyanya.

Adian : BPN Jangan Ikut Merambah

Adian juga mempertanyakan peran Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia menegaskan bahwa setiap sertifikat yang diterbitkan seharusnya melalui proses pengecekan wilayah dan koordinat lahan.

“Harusnya BPN berdiri tegak pada aturan-aturan, ketika dikeluarkan SHM, SHGU, SHGB dan sebagainya sudah ada bacaan terhadap kondisi lahan tersebut dalam koordinatnya. Kalau kemudian setelah dikeluarkan SHM, dia menjadi kawasan hutan, kawasan hutannya harus dihapuskan. kalo sudah jadi sertifikat ga berhak jadi kawasan hutan,” jelasnya.

10,2 Juta KK Terancam Status Hukum

Persoalan ini bukan hanya masalah lokal. Adian menegaskan bahwa ada sekitar 10,2 juta kepala keluarga atau sekitar 40 juta jiwa di Indonesia yang tinggal di kawasan yang diklaim hutan negara.

Sebagai langkah tindak lanjut, kata Adian, BAM DPR RI akan mendistribusikan hasil pertemuan ke berbagai komisi di DPR RI:

  • Komisi IV untuk Kementerian Kehutanan,
  • Komisi V untuk Kementerian Desa,
  • Komisi II untuk Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertahanan.

“Ini akan jadi pembahasan serius antar komisi, dan akan kami sampaikan ke pimpinan DPR. Negara tidak boleh diam. Tugas negara adalah menyelesaikan masalah rakyat, bukan menciptakan masalah buat rakyat,” tegasnya.

Tags: Adian Y. Y. NapitupuluBAM DPR RIDesa Sukawangisengketa lahan
Share126Tweet79Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Diduga Rem Blong, Truk Engkel Picu Kecelakaan Beruntun

by Arsyit Syarifudin
April 18, 2026
0
Diduga Rem Blong, Truk Engkel Picu Kecelakaan Beruntun

AKTUALITA.CO.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ace Tabrani, Kampung Lukut, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/4/2026) sore. Insiden yang diduga dipicu rem blong pada...

Read more

Aktivis Tangguh Tutup Usia

by Arsyit Syarifudin
April 18, 2026
0
Aktivis Tangguh Tutup Usia

AKTUALITA.CO.ID – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB...

Read more

Jumat Berkah, Polsek Citeureup Bagikan 300 Paket Nasi

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
Jumat Berkah, Polsek Citeureup Bagikan 300 Paket Nasi

AKTUALITA.CO.ID – Jajaran kepolisian Polsek Citeureup Polres Bogor kembali menggelar kegiatan sosial rutin bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan ratusan paket makanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman...

Read more

‎Banjir Rendam Jembatan Cigadel, Akses Tanjungsari – Sukawangi Lumpuh‎

by Arsyit Syarifudin
April 16, 2026
0
‎Banjir Rendam Jembatan Cigadel, Akses Tanjungsari – Sukawangi Lumpuh‎

AKTUALITA.CO.ID - Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Bogor menyebabkan banjir merendam Jembatan Cigadel yang berada di Kampung Babakan Tasik. Diketahui jalan tersebut adalah akses jalan penghubung...

Read more

Ditemukan Meninggal Dunia, Lansia Hanyut di Ciliwung Terseret 21 Km

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
Ditemukan Meninggal Dunia, Lansia Hanyut di Ciliwung Terseret 21 Km

AKTUALITA.CO.ID – Pencarian terhadap Uba Suyatman (77), lansia yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Ciliwung, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, akhirnya membuahkan hasil. Setelah enam hari operasi SAR...

Read more
Next Post
KP2C Berkolaborasi Dengan BMKG Dalam Peringatan Dini Banjir

KP2C Berkolaborasi Dengan BMKG Dalam Peringatan Dini Banjir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Usai Pecundangi Bahrain, Apa Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia?

Usai Pecundangi Bahrain, Apa Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia?

March 26, 2025
Setelah Lama Dinanti, 1000 Sertifikat Dibagikan Pekan Depan

Setelah Lama Dinanti, 1000 Sertifikat Dibagikan Pekan Depan

June 6, 2023
Rayakan Imlek 2026 dengan Nuansa Seni dan Rasa di ARTOTEL Harmoni Jakarta

Rayakan Imlek 2026 dengan Nuansa Seni dan Rasa di ARTOTEL Harmoni Jakarta

January 25, 2026

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW