Aktualita.co.id – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor terus mendorong penguatan budaya literasi di masyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Rudi Sabana kepada aktualita.co.id, Minggu (27/07/25).
Ia mengungkapkan bahwa komisi 1 telah menggelar rapat kerja bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya peningkatan layanan literasi di Kabupaten Bogor.
Rudi Sabana menekankan pentingnya optimalisasi berbagai program literasi seperti penyelenggaraan Festival Literasi, penguatan layanan perpustakaan keliling, serta rencana penataan gedung dinas yang lebih modern dan representatif.
“Kami di DPRD sangat mendukung program-program literasi. Budaya baca harus menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor,” ujar Rudi Sabana.
Ia juga menyoroti perlunya perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap Dinas Arsip dan Perpustakaan agar berbagai program yang telah direncanakan dapat berjalan maksimal. “Jika ingin mewujudkan Bogor yang istimewa dan gemilang, sektor literasi harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Dr. Nina Nurmawati mengapresiasi dukungan penuh dari DPRD. Ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan berbagai inovasi untuk meningkatkan minat baca, terutama di kalangan generasi muda.
“Salah satu program unggulan kami adalah Festival Literasi Kabupaten Bogor. Kami akan menggandeng sekolah-sekolah, komunitas literasi, hingga masyarakat umum agar kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus edukasi yang menyenangkan,” jelas Dr. Nina.
Selain itu, Dinas juga akan memperluas jangkauan layanan perpustakaan keliling ke wilayah-wilayah terpencil yang minim akses informasi. “Kami ingin layanan literasi dapat dirasakan semua lapisan masyarakat, termasuk desa-desa di pelosok. Armada dan koleksi buku akan terus kami tingkatkan,” terangnya.
Selain itu, Rapat kerja ini juga membahas rencana penataan ulang Gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan. Gedung baru tersebut diharapkan menjadi pusat layanan informasi publik yang nyaman, inklusif, dan modern.
“Kami tengah mengusulkan gedung yang ramah anak, dilengkapi ruang digital, serta fasilitas untuk penyandang disabilitas. Harapannya, dengan dukungan DPRD, realisasi penataan ini bisa segera dilakukan,” ujar Dr. Nina.
“Sinergi antara DPRD dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor ini menjadi bukti konkret komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas literasi dan layanan informasi publik bagi masyarakat,” pungkasnya.









