AKTUALITA.CO.ID – Dalam rangka mencetak generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan memiliki kemampuan berorganisasi, SMK PGRI Babakan Madang kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).
Kegiatan rutin tahunan ini berlangsung selama dua hari, 22–23 Oktober 2025, bertempat di Villa Edwin, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Sedikitnya 74 peserta mengikuti kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala SMK PGRI Babakan Madang, Retno Fajar Yantari, S.Pd., M.Pd., pada pukul 10.00 WIB. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus OSIS SMK PGRI Babakan Madang.
Menurut Aekal Lukman Hakim, S.Pd.I., Gr., selaku Kesiswaan SMK PGRI Babakan Madang, LDKS tahun ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan kedisiplinan melalui pendekatan teori dan praktik langsung.
“LDKS ini merupakan agenda rutin sekolah yang kami adakan setiap tahun untuk membentuk siswa-siswi yang berkarakter dan siap berorganisasi. Mereka dibekali materi tentang kedisiplinan, keorganisasian, komunikasi, serta public speaking,” ujar Aekal kepada Aktualita.co.id.
Ia menjelaskan, pada hari pertama setelah pelantikan OSIS, kegiatan diisi dengan berbagai materi yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 20.00 WIB. Pada malam harinya, peserta mengikuti malam keakraban dan api unggun, di mana mereka menampilkan berbagai kreativitas kelompok.
“Selain materi di dalam ruangan, kami juga selipkan kegiatan luar seperti api unggun, renungan malam, olahraga pagi, outbound, dan fun games. Semua itu untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan kerja sama antar peserta,” tambahnya.
Keesokan harinya, kegiatan dimulai dengan salat Subuh berjamaah dan kultum oleh Uci Sanusi, S.Pd., dilanjutkan olahraga pagi, sarapan bersama, serta outbound dan fun games.
Rangkaian kegiatan LDKS 2025 ditutup oleh perwakilan Kesiswaan SMK PGRI Babakan Madang. Aekal berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk belajar kepemimpinan yang berintegritas dan berjiwa sosial.
“Kami ingin para peserta tidak hanya menjadi pemimpin di sekolah, tetapi juga bisa menjadi teladan di lingkungan masyarakat,” pungkasnya.
Arsyit Syarifudin









