AKTUALITA.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terkait program Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dan Rumah Pangan B2SA, Jumat, (14/11/25).
Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri memaparkan, pada hari ini kunjungan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon setelah kemarin berkunjung ke Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor.
“Tadi saya sudah memaparkan tentang kegiatan-kegiatan B2SA di Desa Gunung Putri, dan memang sudah sustainable dari anggaran Bapanas kemudian ditingkatkan memakai Dana Desa dan kemudian tahun ini juga ada anggaran dari Dana Desa yang kita anggarkan,” papar Daman Huri kepada AKTUALITA.CO.ID.
Dirinya berharap, program dari Bapanas dan DKP Kabupaten Bogor ini bisa terus berkelanjutan, dalam rangka memberikan asupan gizi pada anak-anak balita.
“Sehingga program Stunting perlahan tapi pasti bisa hilang dalam rangka mempersiapkan generasi emas nanti di Tahun 2045, sehingga nanti dengan cara begini program ini bisa dikembangkan oleh Pemerintah Desa Gunung Putri,” harapnya.
Lebih lanjut Daman Huri mengutarakan, dari 16 Posyandu nanti akan diberikan gerakan-gerakan, program-program yang mendukung kepada B2SA ini, imbuhnya.
Dikesempatan yang sama, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon melalui Kepala Bidang (Kabid) Konsumsi dan Keamanan Pangan, Yulia Sri Hastuti mengucapkan, bahwa Desa Gunung Putri luar biasa sekali, karena 74 dari Kabupaten/Kota sudah hadir ke Desa Gunung Putri untuk Studi Tiru terkait B2SA.
“Artinya kan berarti disini (Desa Gunung Putri-red) sangat unggul dalam rumah pangan B2SA nya,” ungkap Yulia Sri Hastuti.
Kemudian ia manyampaikan harapannya, mudah-mudahan ilmu yang kami dapat dari Desa Gunung Putri terkait program B2SA dapat kami terapkan di Kabupaten Cirebon dan bisa keberlangsungan selanjutnya.
“Kami juga sudah tidak sabar ingin meninjau Rumah Pangan B2SA di Desa Gunung Putri untuk bisa lebih menggali ilmu secara teknis,” ucapnya.
(Deni Dawer)









