AKTUALITA.CO.ID _ Bogor Bersatu Festival 2025 tak sekadar menjadi panggung musik, tetapi juga ruang temu dan silaturahmi bagi para kawan Oi dari berbagai penjuru Nusantara. Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (13/12/25) malam, berubah menjadi lautan suara dan emosi saat Iwan Fals tampil membawakan belasan lagu legendarisnya.
Tepat sekitar pukul 21.00 WIB, Iwan Fals membuka penampilannya dengan lagu “Bongkar”. Dentuman lirik yang penuh semangat langsung menyulut energi ribuan kawan Oi yang sejak sore memadati area konser. Lagu pembuka ini seolah menjadi pemantik api, menyatukan suara penonton dalam koor panjang yang menggema di seluruh stadion.
Suasana kian hangat ketika lagu “Kereta Tiba Pukul Berapa” mengalun sebagai lagu kedua, disusul deretan lagu ikonik lainnya seperti “Oplet Tua”, “Kembang Pete”, “15 Juli 1996”, “Ikan-Ikan”, hingga “Ujung Aspal Pondok Gede”. Setiap lagu menghadirkan cerita, kenangan, dan nostalgia yang membuat Pakansari terasa begitu syahdu meski dipenuhi ribuan penonton.
Iwan Fals kemudian melanjutkan aksinya dengan lagu-lagu penuh makna seperti “Nak” dan “Ibu”, sebelum mengajak penonton kembali bergelora lewat “Pesawat Tempur” dan “Bento”. Sebagai penutup, ia membawakan “Hio” tanpa iringan musik. Meski sederhana, penampilan ini justru menjadi momen emosional yang tak terlupakan, dengan kawan-kawan Oi tetap bernyanyi lantang tanpa kehilangan antusiasme.
Bagi para penggemar, malam itu menjadi pengalaman yang berkesan. “Sukses terus buat Bang Iwan Fals, sehat-sehat, ditunggu konser-konser selanjutnya,” ujar Lutfi, kawan Oi asal Brebes.
Hal senada disampaikan Alvin dari Jakarta, “Walaupun belum puas, tapi tetap luar biasa hari ini. Sampai bertemu kembali di konser-konser Iwan Fals selanjutnya. Salam Oi.” cetusnya.
Tak sedikit pula yang menyimpan harapan untuk penampilan berikutnya. “Bang Iwan keren banget, tapi sayang sekali lagu favorit gue, Kuda Lumping, nggak dibawain,” ungkap Euis, kawan Oi dari Garut, sambil tersenyum.
Bogor Bersatu Festival pun membuktikan diri sebagai lebih dari sekadar konser. Lewat musik dan lirik-lirik Iwan Fals, Pakansari menjadi saksi kuatnya ikatan persaudaraan para Oi.
(sheila nurulita)









