AKTUALITA.CO.ID – Karang Taruna (Katar) Desa Tlajung Udik bersama Desa Tangguh Bencana (Destana) Tlajung Udik menggelar kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, yakni Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh.
Kegiatan penggalangan dana tersebut dilaksanakan di sekitar kolam renang Griya Bukit Jaya (GBJ), Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam (20/12/25).
Penggalangan dana dikemas dengan konsep kreatif dan edukatif. Sejumlah rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya live music, live DJ music, edukasi hewan, pengumpulan donasi masyarakat, serta kegiatan sosial lainnya. Konsep ini berhasil menarik antusiasme warga untuk hadir sekaligus berdonasi.
Ketua Destana Desa Tlajung Udik, Chandra Kirana, mengatakan bahwa hingga malam pertama kegiatan, dana yang berhasil terkumpul mencapai sekitar Rp3,3 juta.
“Untuk sementara, dana yang terkumpul di malam pertama sekitar Rp3,3 juta. Penggalangan ini masih akan terus berjalan hingga tanggal 28, karena seluruh warga Desa Tlajung Udik masih mengumpulkan donasi secara mandiri,” ujar pria yang kerap disapa Bagol, Minggu (21/12/25).
Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan penggalangan dana sebesar Rp150 juta. Setelah seluruh donasi terkumpul, Destana akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah penyaluran bantuan.
“Kami akan melihat dulu hasil akhirnya. Jika memungkinkan dan target tercapai, kami berencana memberangkatkan tim langsung ke lokasi bencana. Namun jika belum memenuhi target, kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar dana disatukan di tingkat kecamatan dan nantinya tim dari kecamatan yang akan diberangkatkan ke lokasi,” jelasnya.
Selain penggalangan dana, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi hewan kepada masyarakat. Menurut Bagol, edukasi tersebut penting mengingat banyaknya laporan warga terkait penemuan hewan liar, khususnya ular, di lingkungan permukiman.
“Edukasi hewan ini kami lakukan karena banyak aduan masyarakat terkait penemuan hewan, termasuk ular. Kami ingin masyarakat memahami mana jenis ular yang berbisa dan mana yang tidak, sehingga tidak panik dan tahu cara menyikapinya,” jelas Bagol.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Tlajung Udik, Hendra Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan penggalangan dana ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kami ingin mengajak pemuda dan masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menggalang dana, tetapi juga mengedukasi dan membangun rasa kebersamaan,” kata Hendra.
Hendra berharap, kegiatan penggalangan dana ini tidak hanya membantu meringankan beban korban bencana, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kepedulian sosial masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Tlajung Udik.
(Pandu)









