AKTUALITA.CO.ID – Persatuan Merpati Tinggi Indonesia (PMTI) Bogor Barat menggelar lomba ring putaran pertama di Lapak Ciampea, pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang perdana yang langsung menarik antusias puluhan pehobi merpati dari berbagai wilayah di Bogor Barat.
Ketua PMTI Bogor Barat, Aria Suryadinata mengatakan, jumlah peserta pada lomba perdana ini mencapai 82 burung peserta. Menurutnya, angka tersebut menjadikan Bogor Barat sebagai wilayah dengan peserta terbanyak. “Alhamdulillah, lomba ring putaran pertama PMTI Bogor Barat diikuti 82 peserta. Ini terbanyak,” kata Arian Suryadinata, Senin (12/01/26).
Dalam lomba tersebut, burung merpati bernama Dominic dari tim MBC keluar sebagai juara pertama. Sementara posisi juara dua diraih oleh burung bernama Iney JR.
Aria menjelaskan, prestasi dalam lomba menjadi penentu nilai jual burung merpati. “Kalau burung sudah berprestasi, berarti sudah ada angka harganya,” ujarnya.
Ia juga menilai, sejak terbentuknya PMTI Bogor Barat, komunitas merpati mulai tertata dan terorganisir dengan baik. Ke depan, kata dia, PMTI Bogor Barat akan menggelar lomba secara berkeliling di enam lapak yang ada di wilayah Bogor Barat, yakni Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, dan Leuwisadeng.
“Besok juga kita akan mengadakan event lagi di sini, ada doorprize. Putaran lomba ini akan terus berjalan di beberapa lapak,” katanya.
Menurut Aria, jenis burung merpati yang bagus adalah burung yang berprestasi. Ia juga menyebutkan rencana PMTI Bogor Barat untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar merpati-merpati di wilayah Bogor Barat dapat dicek kesehatannya.
Soal harga, Aria menyebut nilai burung merpati sangat bervariasi. “Harganya ada yang puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan, bahkan puluhan juta. Kalau di tingkat nasional, ada yang sampai miliaran,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah dapat melirik komunitas merpati di Bogor Barat karena dinilai memiliki nilai ekonomi dan perputaran UMKM bagi masyarakat. PMTI Bogor Barat juga menargetkan lahirnya bibit-bibit unggul yang nantinya bisa diikutkan ke lomba tingkat nasional.
Sementara itu, Bolang, pemilik burung Dominic, mengatakan kunci utama performa merpati terletak pada perawatan dan kesehatan. “Pola perawatan dan latihan itu penting, intinya kesehatan. Kalau merpati fit, kerjanya maksimal,” ujarnya.
Bolang mengaku Dominic sudah banyak mendapat tawaran. “Pernah ditawar 20 juta, tapi belum ada yang cocok,” katanya, seraya berharap PMTI Bogor Barat semakin maju dan sukses.
Di tempat yang sama, Ketua Lapak Ciampea, Aan, menyebut kegiatan ini berjalan meriah. “Ini kegiatan perdana, pesertanya sekitar 82 sampai 84, dan semuanya semangat,” ujarnya.
Peserta lomba mayoritas berasal dari wilayah Leuwiliang, Ciapus, dan Dramaga. “Yang jadi juara tentu yang tercepat dan terbagus,” tutupnya.
(Deni Supriadi)









