AKTUALITA.CO.ID – Kolong Flyover Cileungsi, Kebupaten Bogor yang dijadikan tempat mangkalnya angkutan untuk menunggu penumpang dikeluhkan pengendara roda dua maupun roda empat.
Menurut mereka, adanya angkutan umum yang ngetem sangat menggangu lajunya lalulintas dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan.
“Selain ngetem, Angkutan umum yang ada disini sering kali berhenti secara tiba-tiba di tengah jalan dekat lampu merah untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Hal ini sangat mengganggu arus lalu lintas dan sering memicu stres bagi pengguna jalan lain ,” keluh Asri, salah satu pengendara roda dua yang kerap kali melintasi Flyover Cileungsi. Sabtu (7/3/2026)
Asri menambahkan, angkutan umum seharusnya menjadi solusi mobilitas yang aman, nyaman, dan andal. Namun, kenyataan di lapangan masih sering mendapati angkutan umum yang ngetem sembarangan serta ugal-ugalan menerobos lampu merah di Flyover Cileungsi.
Ia berharap, pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Kepolisian tidak menutup mata. Penertiban konsisten sangat diperlukan. Jangan menunggu adanya korban baru bertindak.
“Seharusnya Flyover Cileungsi setelah dipasang Traffic light (lampu lalu lintas) lalu lalang kendaraan menjadi tertib dan lebih tertata. Ko ini malah ada angkutan umum yang ngetem lalu seolah-olah dibiarkan,” ucapnya.
Keluhan senada juga terlontar dari Sarip, salah satu warga Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor dengan banyaknya angkutan umum yang mengetem di Flyover Cileungsi.
“Hampir setiap sore di sekitar Flyover Cileungsi pasti macet karena puluhan angkot ngetem sembarangan. Mereka seperti membuat ‘terminal bayangan’ sendiri, menutup akses jalan. Tindakan ini benar-benar bikin frustrasi pengendara lain yang ingin pulang ke rumah,” katanya dengan nada kesal.
Ia juga menyayangkan peran petugas yang ada saat itu hanya diam dan tidak bisa berbuat apa-apa.
“ Petugas dishub dan polisi juga cuma nonton dikemacetan, angkot ngetem yang bikin macet gak digubris sama sekalli. Mungkin dia lelah,” tutupnya.
(Deni Supriadi)









