Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Main Game Dominan Stimulasi Penglihatan dan Gerakan

sayyev by sayyev
August 29, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Main Game Dominan Stimulasi Penglihatan dan Gerakan
75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Dampak permainan video game masih menjadi kontroversi. Namun para ahli sepakat, bermain game berlebihan bisa berdampak buruk dan sebaliknya ada model game yang positif membantu pembelajaran.

Firma riset pasar global, NPD Group menunjukkan 9 dari 10 anak gemar bermain game. Itu berarti 64 juta anak dan beberapa dari mereka menggunakan keyboard atau ponsel pintar bahkan sebelum mereka dapat merangkai sebuah kalimat.

Masalahnya banyak peneliti percaya bahwa bermain game secara berlebihan sebelum usia 21 atau 22 tahun dapat berdampak pada otak. 

Berita lainnya

‎BNN Bogor Bentuk Saka Hebat Anti Madat, 100 Pramuka Ikuti Perkemahan Sahabat untuk Perangi Narkoba

Denny Mulyadi Lepas 192 Lulusan SMP Bosowa Bina Insani, Tekankan Pentingnya Karakter dan Integritas

Kemenkes Bantah Isu Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis RSUD Krui, Tegaskan Total Bantuan Alkes Capai Rp56,7 Miliar

Dilaman Brain and Life, dikutip dari RMOL, Selasa (29/8/2023), para peneliti di China misalnya, melakukan penelitian magnetic resonance imaging (MRI) pada otak 18 mahasiswa yang menghabiskan rata-rata 10 jam sehari online, terutama bermain gim seperti World of Warcraft.

Dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menghabiskan waktu kurang dari dua jam sehari untuk bermain secara daring, gamer memiliki lebih sedikit materi abu-abu (bagian berpikir di otak).

Sejak awal tahun 1990-an, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa karena video game hanya menstimulasi bagian otak yang mengontrol penglihatan dan gerakan, bagian lain dari pikiran yang bertanggung jawab atas perilaku, emosi, dan pembelajaran bisa menjadi kurang berkembang.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature pada tahun 1998 menunjukkan bahwa bermain video game melepaskan neurotransmitter dopamin yang membuat Anda merasa nyaman. Jumlah dopamin yang dilepaskan saat bermain video game serupa dengan yang terlihat setelah suntikan obat stimulan amfetamin atau methylphenidate secara intravena.

Meskipun banyak bukti mengenai dampak kognitif, perilaku, dan neurokimia dari bermain game, konsep kecanduan game (online atau tidak) sulit untuk didefinisikan. Beberapa peneliti mengatakan bahwa ini adalah gangguan kejiwaan yang berbeda, sementara yang lain percaya bahwa ini mungkin merupakan bagian dari gangguan kejiwaan lain.

Versi terbaru dari Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, DSM-V, menyatakan bahwa penelitian lebih lanjut perlu dilakukan sebelum “Internet Gaming Disorder” dapat dimasukkan secara resmi.

Meski begitu, para ahli sepakat bahwa bermain game bisa membuat ketagihan. Otak manusia terprogram untuk mendambakan kepuasan instan, langkah cepat, dan ketidakpastian. Ketiganya bisa dipenuhi oleh video game.

“Bermain video game membanjiri pusat kesenangan di otak dengan dopamin,” kata David Greenfield, Ph.D., pendiri The Center for Internet and Technology Addiction dan asisten profesor klinis psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Connecticut. “Hal ini membuat para gamer merasa terburu-buru, tetapi hanya untuk sementara,” jelasnya. 

Dengan banyaknya dopamin ekstra yang mengintai, otak mendapat pesan untuk memproduksi lebih sedikit neurotransmitter penting ini. Hasil akhirnya, pemain bisa mengalami berkurangnya pasokan dopamin.

 “Jauhkan permainan seperti itu dari remaja yang kecanduan dan mereka sering kali menunjukkan masalah perilaku, gejala penarikan diri, bahkan agresi,” menurut Dr. Greenfield.

Namun tidak semua game itu buruk. Video game dapat membantu otak dalam beberapa cara, seperti meningkatkan persepsi visual, meningkatkan kemampuan untuk beralih antar tugas, dan pemrosesan informasi yang lebih baik.

“Di satu sisi, model video game ini brilian,” kata Judy Willis, MD, ahli saraf, pendidik, dan anggota American Academy of Neurology (AAN) yang berbasis di Santa Barbara, CA. 

“Ini dapat memberikan informasi ke otak dengan cara yang memaksimalkan pembelajaran,” katanya.

** yev

Tags: dampak main game
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

‎BNN Bogor Bentuk Saka Hebat Anti Madat, 100 Pramuka Ikuti Perkemahan Sahabat untuk Perangi Narkoba

by Arsyit Syarifudin
June 23, 2026
0
‎BNN Bogor Bentuk Saka Hebat Anti Madat, 100 Pramuka Ikuti Perkemahan Sahabat untuk Perangi Narkoba

‎AKTUALITA.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor menggelar Deklarasi Bersama melalui kegiatan Perkemahan Sahabat (Saka Hebat Anti Madat) sebagai upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi...

Read more

Denny Mulyadi Lepas 192 Lulusan SMP Bosowa Bina Insani, Tekankan Pentingnya Karakter dan Integritas

by Arsyit Syarifudin
June 22, 2026
0
Denny Mulyadi Lepas 192 Lulusan SMP Bosowa Bina Insani, Tekankan Pentingnya Karakter dan Integritas

AKTUALITA.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Denny Mulyadi menghadiri acara pelepasan siswa-siswi SMP Bosowa Bina Insani angkatan XXXII Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di IPB International Convention...

Read more

Kemenkes Bantah Isu Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis RSUD Krui, Tegaskan Total Bantuan Alkes Capai Rp56,7 Miliar

by Arsyit Syarifudin
June 21, 2026
0
Kemenkes Bantah Isu Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis RSUD Krui, Tegaskan Total Bantuan Alkes Capai Rp56,7 Miliar

AKTUALITA.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penggelembungan anggaran pengadaan alat layanan hemodialisis (HD) di RSUD KH Muhammad Thohir Krui,...

Read more

Viral di TikTok, Kepsek Bantah Pungutan Ekstrakurikuler SDN Nyalindung Cileungsi

by Arsyit Syarifudin
June 21, 2026
0
Viral di TikTok, Kepsek Bantah Pungutan Ekstrakurikuler SDN Nyalindung Cileungsi

‎AKTUALITA.CO.ID – Kepala sekolah Tintin Rondasih membantah tudingan yang beredar di media sosial TikTok terkait adanya pungutan biaya kegiatan ekstrakurikuler di SDN Nyalindung yang berlokasi di Desa Mampir,...

Read more

‎Menteri PPPA Tekankan Pendidikan Aman bagi Anak

by Arsyit Syarifudin
June 21, 2026
0
‎Menteri PPPA Tekankan Pendidikan Aman bagi Anak

‎AKTUALITA.CO.ID – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengajak perempuan untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menjaga keamanan lingkungan pendidikan, khususnya lembaga...

Read more
Next Post
Prabowo Umumkan Ganti Nama Koalisi

Prabowo Umumkan Ganti Nama Koalisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Libur Kedua Kenaikan Isa Al Masih, Arus Wisata ke Puncak Bogor Masih Ramai Lancar

Libur Kedua Kenaikan Isa Al Masih, Arus Wisata ke Puncak Bogor Masih Ramai Lancar

May 15, 2026
Intruksi Bupati “Gak Laku” buat Camat Gunung Putri

Intruksi Bupati “Gak Laku” buat Camat Gunung Putri

April 19, 2026
Punya Hutang Budi, Prabowo Perintahkan Cabup Rudy Susmanto Majukan Kabupaten Bogor

Punya Hutang Budi, Prabowo Perintahkan Cabup Rudy Susmanto Majukan Kabupaten Bogor

October 9, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW