AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mendukung dan menggelar rangkaian kegiatan Kirab Binokasih Sanghyang Pake ke-IV yang kali ini berlangsung di wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor. Selasa (21/4/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan, kegiatan budaya ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah dan warisan budaya Sunda, sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumedang ke-448 yang jatuh pada 22 April 2026.
“Kirab Binokasih yang hadir tahun ini merupakan kali kedua dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Pada 2026 ini, perjalanan Mahkota Binokasih dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumedang ke-448,” ujar Yudi.
Ia menjelaskan, perjalanan sejarah Mahkota Binokasih dimulai dari Kawali menuju Bogor, sebelum kembali ke Sumedang pada 22 April. Rangkaian kirab tersebut dinilai bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga menjadi simbol penting dalam menjaga nilai-nilai sejarah Sunda.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Radia Anom, serta Raja Sepuh Kerajaan Sumedang Larang yang kembali menghadirkan Mahkota Binokasih di Kabupaten Bogor.
“Kami menyampaikan terima kasih serta dukungan kepada seluruh panitia dan pihak Kerajaan Sumedang Larang yang telah kembali menghadirkan Mahkota Binokasih di Kabupaten Bogor,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai terpenting dari Kirab Binokasih adalah memberikan edukasi sejarah kepada masyarakat, khususnya mengenai Kabupaten Bogor sebagai bagian dari Tatar Sunda.
“Kegiatan ini memiliki makna besar karena memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sejarah dan peran penting Kabupaten Bogor dalam peradaban Sunda,” pungkasnya.
(Retza)









