AKTUALITA.CO.ID – Desa Bendungan, Kacamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, kembali menggelar tradisi tahunan Selamatan Bumi Tahun 2026 di halaman kantor desa, Selasa (19/05/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak” menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus momentum mempererat persatuan warga.
Keistimewaan Selamatan Bumi tahun ini terlihat dari hadirnya 7 dongdang yang berasal dari 7 RW se-Desa Bendungan. Masing-masing dongdang dihias menggunakan berbagai hasil pertanian unggulan warga seperti sayuran, kacang-kacangan, ubi, serta aneka hasil bumi lainnya sebagai lambang kemakmuran dan gotong royong masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bendungan Nemi Nuraeni, Camat Jonggol Andri Rahman, unsur Forkopimcam, TP-PKK, para kepala desa se-Kecamatan Jonggol, lembaga desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, Linmas, hingga masyarakat umum.
Kepala Desa Bendungan, Nemi Nuraeni menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Selamatan Bumi yang berjalan lancar dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, tradisi tersebut merupakan warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil pertanian masyarakat yang dinilai cukup baik dan menjadi salah satu penopang ekonomi warga desa.
“Selamatan Bumi bukan hanya tradisi seremonial, tetapi bentuk rasa syukur masyarakat atas nikmat, keselamatan, dan hasil bumi yang diberikan Allah SWT. Kami berharap hasil pertanian warga terus meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap Desa Bendungan senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai musibah maupun bencana alam sehingga kondisi desa tetap aman dan tenteram.
Sementara itu, Camat Jonggol Andri Rahman memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bendungan dan seluruh masyarakat yang dinilai berhasil menjaga tradisi budaya dengan baik.
Ia menilai keterlibatan 7 dongdang dari 7 RW menjadi bukti kuat tingginya semangat persatuan dan gotong royong masyarakat dalam melestarikan budaya lokal.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menjaga tradisi, mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga dan pelaku UMKM,” ungkapnya.
(Deni Supriadi)
AKTUALITA.CO.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor pada Rabu, 20 Mei 2026 didominasi kondisi cerah berawan pada pagi...
Read more









