Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

“Generasi Emas di Bogor Terancam?” Andhika Kecam Kebijakan Larangan Disdik

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
June 6, 2026
in Pendidikan dan Kesehatan
0
“Generasi Emas di Bogor Terancam?” Andhika Kecam Kebijakan Larangan Disdik

Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bogor Andhika Aditisna mengecam keras kebijakan larangan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Foto: Retza

105
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bogor Andhika Aditisna melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor yang melarang pelaksanaan pentas seni dan kegiatan kreativitas siswa di lingkungan sekolah.

Menurut Andhika, kebijakan tersebut tidak hanya dituangkan dalam surat edaran resmi, tetapi juga diperkuat melalui pesan pribadi (japri) kepada pihak sekolah yang dinilai menimbulkan ketakutan dan kesan intimidatif sehingga sekolah enggan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan kreativitas peserta didik.

“Bagaimana kita bisa mewujudkan Generasi Emas jika kreativitas dan potensi anak-anak justru dibatasi oleh larangan-larangan yang tidak disampaikan secara jelas. Yang sebenarnya dilarang itu apa? Jika yang dilarang adalah kegiatan yang membebani orang tua, itu bisa dipahami. Namun ketika pentas seni dan ajang kreativitas siswa juga ikut dilarang, tentu menjadi pertanyaan besar,” ujar Andhika kepada Aktualita.co.id, Sabtu (6/6/2026).

Berita lainnya

‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

Heboh! Dugaan Perselingkuhan Oknum Guru PAUD di Jonggol

Ia menjelaskan bahwa dalam surat edaran yang beredar, larangan ditujukan pada kegiatan perpisahan atau studi tur di luar daerah yang berpotensi membebani orang tua siswa.

Namun dalam praktiknya, menurut Andhika, muncul instruksi tambahan yang membuat sekolah menganggap seluruh kegiatan pentas seni dan kreativitas siswa tidak boleh dilaksanakan.

Ia menilai Disdik seharusnya memberikan penjelasan yang lebih rinci dan tegas terkait aturan tersebut agar tidak menimbulkan multitafsir di kalangan sekolah.

“Disdik memiliki kewajiban mendistribusikan aturan yang jelas. Jangan sampai sekolah menjadi takut karena adanya pesan-pesan yang terkesan mengintimidasi. Harus dijelaskan secara rinci apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak diperbolehkan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pentas seni merupakan wadah penting bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan kreativitas yang telah mereka latih selama ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan sarana membangun rasa percaya diri, karakter, dan kemampuan berekspresi.

“Pentas seni hanya berlangsung satu kali dalam setahun. Di situlah siswa bisa tampil di depan orang tua, guru, dan masyarakat. Itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka. Bagaimana anak-anak bisa menjadi generasi emas jika mereka tidak diberi panggung untuk menunjukkan kelebihan dan prestasinya?,” ujarnya.

Andhika juga mempertanyakan konsistensi kebijakan Disdik Kabupaten Bogor. Pasalnya, selama ini Disdik kerap menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menampilkan pentas seni dan kreativitas siswa dalam acara-acara resmi berskala besar.

“Kalau Disdik sendiri sering mengadakan pentas seni dalam berbagai kegiatan, mengapa di tingkat sekolah justru tidak diperbolehkan? Ini yang perlu dijelaskan kepada publik,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan proses belajar di kelas. Kesempatan bagi siswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas juga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, serta meningkatkan kemampuan sosial mereka.

“Tidak semua siswa memiliki kemampuan yang sama. Ada yang unggul dalam seni tari, musik, puisi, pidato, dan berbagai bidang lainnya. Mereka membutuhkan ruang untuk berkembang. Jangan sampai potensi yang sudah dibina dan dilatih selama ini justru terhenti karena adanya larangan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa aspek kreativitas, budaya, dan keterampilan siswa selama ini menjadi bagian dari penilaian pendidikan. Karena itu, ia mempertanyakan bagaimana siswa dapat menunjukkan kompetensi tersebut jika ruang ekspresi mereka dibatasi.

“Dalam penilaian pendidikan juga ada unsur kreativitas dan keterampilan. Kalau kegiatan yang menjadi wadah untuk menampilkan kemampuan itu dilarang, bagaimana siswa bisa menunjukkan potensi mereka,” katanya.

Selain sebagai pengurus Karang Taruna, Andhika mengaku turut merasakan kekecewaan sebagai orang tua murid. Ia menilai aturan yang melarang kegiatan yang membebani orang tua sebenarnya dapat diterapkan tanpa harus menghapus seluruh kegiatan pentas seni.

Ia mencontohkan pengalaman saat menggelar kegiatan serupa di Kecamatan Sukamakmur. Saat itu, pihak penyelenggara menerapkan prinsip tidak memberatkan orang tua, termasuk membebaskan biaya bagi siswa yatim dan keluarga kurang mampu, serta tidak memaksa orang tua yang tidak sanggup berkontribusi.

“Semua siswa tetap bisa tampil dan menunjukkan kreativitasnya tanpa ada paksaan biaya. Itu bentuk kesadaran bersama agar kegiatan tetap berjalan tanpa menjadi beban bagi orang tua,” jelasnya.

Andhika juga mengingatkan bahwa Kecamatan Sukamakmur masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di sektor pendidikan.

Menurutnya, kegiatan yang memberikan ruang kreativitas dan kegembiraan bagi siswa justru dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan minat belajar dan mempertahankan semangat bersekolah.

“Anak-anak juga membutuhkan panggung untuk menyalurkan imajinasi dan kreativitas mereka. Jika ruang itu ditutup, maka akan berpengaruh terhadap semangat mereka dalam belajar dan berkembang,” tuturnya.

Andhika meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memberikan penjelasan yang transparan terkait kebijakan tersebut serta bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan bagi siswa, sekolah, dan upaya mencetak generasi emas di masa depan.

“Disdik harus menjelaskan tujuan sebenarnya dari kebijakan ini. Jangan sampai aturan yang dibuat justru mematikan kreativitas siswa dan menghambat lahirnya generasi muda yang berprestasi, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: andhika aditisnaDisdik Kabupaten Bogorkarang taruna bogorlarangan pentas seni sekolah
Share42Tweet26Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

by Arsyit Syarifudin
July 29, 2026
0
‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

AKTUALITA.CO.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor memfasilitasi kegiatan edukasi airsoft di SMA Negeri Bojonggede (SMANBO), Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari...

Read more

RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

by Arsyit Syarifudin
July 28, 2026
0
RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

AKTUALITA.CO.ID – RSUD Jatisampurna bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi sukses menggelar kegiatan donor darah, Selasa (28/7/2026) di Gedung C Lantai 3 RSUD Jatisampurna. Kegiatan ini...

Read more

Heboh! Dugaan Perselingkuhan Oknum Guru PAUD di Jonggol

by Arsyit Syarifudin
July 27, 2026
0
Heboh! Dugaan Perselingkuhan Oknum Guru PAUD di Jonggol

AKTUALITA.CO.ID — Dugaan hubungan terlarang yang melibatkan seorang oknum guru sekaligus pemilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Bayyinah berinisial HS di Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengemuka...

Read more

Hj. Nunur Nurhasdian Gelar Workshop Psikologi dan Koding Gratis bagi Guru RA se-Bogor Timur

by Arsyit Syarifudin
July 25, 2026
0
Hj. Nunur Nurhasdian Gelar Workshop Psikologi dan Koding Gratis bagi Guru RA se-Bogor Timur

AKTUALITA.CO.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) II, Hj. Nunur Nurhasdian, menggelar workshop psikologi dan koding bagi para...

Read more

Dana Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Klapanunggal Ratusan Juta Tapi Masih Minta ke Dewan? Ini Kata Kepsek

by Arsyit Syarifudin
July 24, 2026
0
Dana Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Klapanunggal Ratusan Juta Tapi Masih Minta ke Dewan? Ini Kata Kepsek

AKTUALITA.CO.ID – Sorotan publik terkait penggunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk alokasi pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, turut menjadi perhatian di SMP Negeri 1 Klapanunggal, Kecamatan...

Read more
Next Post
Koramil Citeureup Mulai Bangun Jembatan Armco di Desa Tajur, Permudah Akses Ribuan Warga

Koramil Citeureup Mulai Bangun Jembatan Armco di Desa Tajur, Permudah Akses Ribuan Warga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Pemkab Komitmen Akan Dukung dan Berikan Pendampingan Kepada Koperasi di Kabupaten Bogor

Pemkab Komitmen Akan Dukung dan Berikan Pendampingan Kepada Koperasi di Kabupaten Bogor

February 2, 2024
Gubernur Jabar: Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

Gubernur Jabar: Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

July 16, 2023
Tragedi di Gunung Putri: Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tragedi di Gunung Putri: Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

February 12, 2026

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW