Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Kurang Makan Sayur dan Buah Rupanya Bisa Picu Penyakit Jantung

sayyev by sayyev
September 26, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Kurang Makan Sayur dan Buah Rupanya Bisa Picu Penyakit Jantung

ilustrasi

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Seseorang yang suka makan sayur dan buah dapat kabar baik bisa terhindari dari penyakit jantung. Namun sebaliknya, bagi yang tak suka makan sayur dan buah harus hati-hati penyakit jantung mengincar.

“Kurang makan sayur dan buah. Ini cukup tinggi orang Indonesia. Kemudian kalori yang berlebihan. Lebih dari 50 persen karena itu angka obesitas kita itu tinggi. Satu di antara tiga orang indonesia itu obesitas,” kata perwakilan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI), Fiastuti Witjaksono dikutip dari RMOL, Selasa (26/9/2023).

Dia mengungkapkan sejumlah faktor risiko dari beberapa penyakit tidak menular. Dari faktor-faktor yang ada, sebagian besar terkait dengan makanan, mulai dari pola makan, kurangnya makan sayur dan buah, kalori yang berlebih, dan lainnya.

Seperti diketahui, penyakit jantung masih menjadi penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, 17 juta orang di dunia meninggal dunia akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berita lainnya

24 Siswa SDN Ciherang 1 Diduga Keracunan MBG Sudah Pulang, Operasional Dapur Ditutup Sementara

Mathla’ul Anwar Genap 110 Tahun, Bidik Perluasan Kiprah hingga Mancanegara

HAN 2026 JABAR : Rayakan Hari Anak Dengan Belajar, Bermain dan Bertumbuh

Sementara itu, di Indonesia, kematian akibat penyakit cardiovascular mencapai sekitar 651.481 penduduk per tahun berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Jumlah itu terdiri dari stroke 331.249 kematian, penyakit jantung koroner 245.343 kematian, penyakit jantung hipertensi 50.600 kematian, dan penyakit cardiovascular lainnya.

“Tingginya prevalensi penyakit cardiovascular di Indonesia disebabkan oleh perubahan gaya hidup yang tidak sehat dan akibat beberapa perilaku,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Eva Susanti, dalam konferensi pers yang digelar daring, Senin (25/9/2023).

Dia mengungkapkan, gaya hidup dan perilaku tidak sehat itu di antaranya merokok serta pola makan tidak seimbang. Konsumsi gula, garam, dan lemak yang tinggi juga dia sebut menjadi salah satu permasalahan utama di Indonesia. Penyebab lainnya, kata dia, adalah rendahnya konsumsi buah dan sayur.

“Rendah sekali konsumsi buah dan sayur. Hampir 95,79 persen masyarakat Indonesia itu sangat rendah konsumsi buah dan sayurnya atau tidak sesuai dengan porsi yang dianjurkan,” kata dia.

Persoalan lain, sekitar 70 juta masyarakat Indonesia mengonsumsi rokok. Jumlah yang Eva sebut besar. Dengan angka itu, Indonesia menjadi negara dengan konsumsi rokok tertinggi di dunia. Persoalan berikutnya yang juga terjadi adalah 79 persen masyarakat di Indonesia kurang aktivitas fisik. Konsumsi alkohol menjadi persoalan berikutnya.

“Beberapa persoalan faktor risiko ini akan menyebabkan terutama penyakit cardiovascular. Ini yang menyebabkan sehingga tingginya angka kesakitan dan angka pembiayaan yang menjadi beban negara,” jelas Eva.

Eva menerangkan, penyakit tidak menular, khususnya penyakit jantung, akan menyebabkan beban ekonomi dan sosial yang tinggi di masyarakat. Di mana, pembiayaan penyakit tersebut bisa menghabiskan uang sekitar Rp 10,9 triliun dengan jumlah kasus 13.972.050 orang sesuai dengan data BPJS pada November 2022.

“Banyak dari penderita penyakit tidak menular ini tidak terdeteksi. Hanya tiga dari 10 penderita yang terdeteksi. Selebihnya, mereka tidak mengetahui karena dirinya sakit karena memang penyakit tidak menular ini tidak menimbulkan gejala atau tanda sampai dia terjadi komplikasi,” tutur dia.

Sebab itu, menurut dia, Kemenkes punya target agar masyarakat Indonesia di usia 15 tahun ke atas melakukan screening sebagai upaya deteksi dini. Menurut dia, dengan penemuan kasus lebih awal, maka tata laksana dan penanganannya bisa lebih baik. Biaya pun dapat ditekan lebih murah.

Dia mengatakan, Hari Jantung Sedunia diperingati setiap tanggal 29 September. Kemenkes mengusung tema nasional ‘Kenali Jantung Sehatmu, Sayangi Jantungmu’ untung peringatan tahun ini. Eva menuturkan, tema itu diusung dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit jantung yang dimulai dari diri sendiri.

“Dengan nanti kita akan menerappkan perilaku hidup cerdik bagi yang sehat dan patuh bagi yang berpenyakit jantung atau penyakit tidak menular lainnya,” kata dia.

** yev

Tags: dampak kurang makan sayur dan buahpenyakit jantung
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

24 Siswa SDN Ciherang 1 Diduga Keracunan MBG Sudah Pulang, Operasional Dapur Ditutup Sementara

by Arsyit Syarifudin
August 14, 2026
0
24 Siswa SDN Ciherang 1 Diduga Keracunan MBG Sudah Pulang, Operasional Dapur Ditutup Sementara

AKTUALITA.CO.ID – Sebanyak 24 siswa SDN Ciherang 1, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, yang sebelumnya diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), kini seluruhnya...

Read more

Mathla’ul Anwar Genap 110 Tahun, Bidik Perluasan Kiprah hingga Mancanegara

by Arsyit Syarifudin
August 12, 2026
0
Mathla’ul Anwar Genap 110 Tahun, Bidik Perluasan Kiprah hingga Mancanegara

AKTUALITA.CO.ID — Dalam rangka memperingati Milad ke-110 tahun, organisasi Islam Mathla’ul Anwar menggelar kegiatan bertajuk “Tebar Mawar 100” di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (13/8/2026). Ketua Umum...

Read more

HAN 2026 JABAR : Rayakan Hari Anak Dengan Belajar, Bermain dan Bertumbuh

by Arsyit Syarifudin
August 10, 2026
0
HAN 2026 JABAR : Rayakan Hari Anak Dengan Belajar, Bermain dan Bertumbuh

AKTUALITA.CO.ID _ Tawa, permainan, dan semangat belajar anak-anak mewarnai penyelenggaraan Festival Anak Hebat Jawa Barat 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Festival ini menjadi sebuah...

Read more

Management Baru RSUD Kota Bogor Luncurkan Hotline Kedaruratan

by Gala
August 10, 2026
0
Management Baru RSUD Kota Bogor Luncurkan Hotline Kedaruratan

AKTUALITA. _ Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan pesan agar menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor sebagai tempat pengabdian dan ujung tombak dalam memberikan pelayanan...

Read more

Operasi Katarak Gratis Indonesia-UEA Dorong Masyarakat Kembali Produktif

by Gala
August 10, 2026
0
Operasi Katarak Gratis Indonesia-UEA Dorong Masyarakat Kembali Produktif

AKTUALITA.CO.ID – Kerjasama Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) di bidang kesehatan kembali diwujudkan melalui pelaksanaan bakti sosial operasi katarak gratis di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto,...

Read more
Next Post
Peta Koalisi Bisa Berubah Jika Cawapres Prabowo dan Ganjar Masih Belum Jelas

Peta Koalisi Bisa Berubah Jika Cawapres Prabowo dan Ganjar Masih Belum Jelas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Yudi Septiana terpilih sebagai Ketua KNPI Cileungsi 2026-2029

Tok! Yudi Nahkodai DPK KNPI Cileungsi Periode 2026-2029

December 24, 2025
Warga Lapor ke Polisi Jika Dirugikan PKBM Satria Sakti

Warga Lapor ke Polisi Jika Dirugikan PKBM Satria Sakti

June 23, 2023
‎Kolaborasi Solusi Bangun Indonesia dan Bank Sampah Dorong Ekonomi Sirkular di Masyarakat‎

‎Kolaborasi Solusi Bangun Indonesia dan Bank Sampah Dorong Ekonomi Sirkular di Masyarakat‎

June 29, 2026

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW