Aktualita.co.id _ Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKS H.Achmad Fathoni.ST.M.PWK hadiri wisuda Tahzfiz SDIT As Salam yang berada di Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jum’at (9/2/24).
” Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bpk Abdus Salam sebagai pendiri, pemilik dan pembina SDIT As Salam juga jajaran guru, pengasuh dan semua yang sudah berkontribusi dalam prosesn pendidikan generasi Islam dan generasi bangsa,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.

Lebih lanjut Aleg Fraksi PKS tersebut mengatakan, Dengan tujuan mencerdaskan kehidupan geneasi bangsa adalah salah satu tujuan dan tugas negara, dan SDIT Assalam telah berjasa untuk ikut melaksanakannya.
” Saya siap untuk membantu sesuai kewenangan dan kedudukan saya sebagai Anggota DPRD,” tandasnya.
Selanjutnya, sambung Fathoni, mari kita mengambil hikmah peringatan Isro Miroj Nabi Muhammad SAW saya mengajak para guru, orang tua dan anak-anak untuk menguatkan keyakinan, ketergantungan dan harapan hanya pada Allah SWT.
” Allah telah memperjalankan Rosul Nya ribuan kilo dengan singkat, maka Allah juga akan mampu memperjalankan kita semua menuju yang Allah kehendaki. Oleh karena itu jagalah Allah, maka Allah akan menjaga kita, yaitu salah satunya dengan menjaga sholat kita,” jelasnya.
” Saya ucapkan selamat untuk adik-adik kita yang hari ini wisuda, terus rajin belajar, patuhi guru, hormati orang tua, terus berdoa dan tegakkan sholat,” pesannya.
Sementara, Pendiri SDIT As Salam DR.H.Abd Salam SE.MM menjelaskan, wisuda Tahfiz Qur’an kali ini berjumlah 50 anak yang mengikuti kegiatan dari kelas 1 – 5. Mengingat sekolah ini memang baru berdiri 5 Tahun kebelakang, dan belum memiliki alumni.
” Untuk wisuda kali ini kita beri reward untuk tahfiz dari kelas 1-5, dan yang diwisudakan kali ini ialah untuk juz 30,” jelasnya.
Lebih lanjut Abd Salam menjelaskan, jika dirinya adalah eks pegawai negeri sipil bagian perizinan. Dimana memang banyak sekali persoalan terkait berdirinya SDIT. Ia melihat, SDIT seolah milik keluarga menengah keatas dengan dana pendaftaran yang luar biasa.
” Melihat peluang tersebut, akhirnya saya dengan anak yang no 2 berinisiatif mendirikan sekolah ini. Berharap kedepannya untuk orang tua yang memiliki ekonomi menengah kebawah juga bisa memasukan anaknya ke SDIT dengan fasilitas yang sama,” pungkas Abd Salam.
** Nay Nur’ain









