AKTUALITA.CO.ID – Meski akan mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan ruang laboratorium komputer dan toilet, serta penyelesaian bangunan bertingkat dari APBD tahun anggaran 2024 ini, Kepala Sekolah SMPN 3 Cileungsi Sri Rismayanti S.P, M.Pd masih mengeluhkan kekurangan ruang kelas yang tidak seimbang dengan jumlah siswa.
“ Siswa kami berjumlah 1000 lebih, dengan 43 sampai 45 siswa di setiap kelasnya. Itu tergolong kelas gemuk, yang normalnya jumlah siswa di setiap kelas itu harusnya 32 sampai 35 siswa. Namun, dengan kondisi keterbatasan ini kita harus menggemukan kelas dengan jumlah siswa yang ada,” ungkap Risma sapaan akrabnya, Rabu (27/3/2024).

Risma menyebut, untuk saat ini SMPN 3 Cileungsi kekurangan 10 ruang kelas dan toilet, namun dengan kondisi lahan yang sudah tidak ada. Dirinya berharap ada bantuan bangunan gedung bertingkat karena sudah minimnya lahan.
“ Saya belum satu tahun menjabat sebagai kepala sekolah disini. Bisa dilihat, kondisi gedung sekolah dan jumlah siswa yang tidak balance, belum lagi minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya disini sangat tinggi, “ katanya.
“ Sebagai kepala sekolah, bukan cuma gedung saja yang menjadi dilema kami. Menjelang PPDB nanti, sudah pasti banyak polemik. Salahsatunya ialah dengan siswa yang tidak diterima di sekolah ini, itu pasti akan menjadi permasalahan baru di setiap PPDB,” tambahnya.
Risma berharap, dengan adanya kunjungan dewan ke sekolah ini bisa menjadi solusi terbaik, dari 7 ruang kelas yang masih kurang sehingga kelas tidak gemuk.
** Nay Nur’ain









