AKTUALITA.CO.ID _ Aktivis Bogor Timur sekaligus Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bogor Timur (LBHBT) Jamaluddin Mansyur SH tercengang dengan pelayanan Puskesmas Cileungsi yang hanya sampai pukul 12.00 wib siang. Senin (29/4/24).
” Saya bersama pasien yang harus rawat jalan ke RS. Thamrin Cileungsi mau minta surat rujukan berdasarkan surat rujuk balik, namun jam 13:30 siang tadi tidak ada pelayanan” Ungkap Jamaluddin Mansyur SH yang juga berprofesi Advokat.

Dirinya sempat emosi saat bertemu salah satu pegawai yang bernama Suci, dan membenarkan bahwa pelayanan membuat Surat Rujukan hanya sampai jam 12 siang.
“Saya temui Suci yang merupakan ASN Kesehatan di Puskesmas Cileungsi, dia bilang tidak ada pelayanan suruh datang besok pagi, saya menyesalkan banyak pegawai hanya ngobrol dan tertawa cekikikan dibalik ruang” Terang Kang Ilonk sapaan akrabnya kepada Aktualita.co.id.
Ilonk yang kecewa dengan pelayanan Puskesmas Cileungsi langsung menanyakan kepada Anggota DPRD Kabupaten Bogor Beben Suhendar dan Achmad Fathoni terkait jam operasional puskesmas. Kedua Anggota DPRD tersebut menyampaikan jika jam operasional sejatinya sampai pukul 15.00 dan harus ada yang piket.

Ilonk meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk melakukan sidak terkait kinerja jajarannya di tingkat kecamatan. Tak jarang, sambung ilonk, tenaga kesehatan di Puskesmas Cileungsi yang notabene ASN lebih banyak menghabiskan waktu untuk ngobrol dan lamban dalam memberikan pelayanan.
” Dulu juga pernah ada jenazah dari Rumah Sakit dibawa orang tua pasien naik angkot, pernah ada warga pinjam mobil jenazah tidak di kasih dan lain hal nya di Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Bogor Timur,” tutupnya.
*Mr.Apit









