Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

Jawa Barat Terancam Bencana Ekologis Akibat Deforestasi dan Brutalnya Aktivitas Tambang

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
December 12, 2025
in Sosok dan Politik
0
Jawa Barat Terancam Bencana Ekologis Akibat Deforestasi dan Brutalnya Aktivitas Tambang

Yusfitriadi Founder Visi Nusantrara Maju

76
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Sudah hampir bisa dipastikan faktor utama bencana ekologis di Pulau Sumatra diakibatkan oleh deforestasi dan eksploitasi alam yang dilakukan secara brutal dengan waktu yang cukup lama. Sehingga masyarakat di Sebagian besar Provinsi Aceh, sebagian wilayah di provinsi Sumatra Utara dan Sebagian wilayah di Sumatra barat sekarang harus membayarnya dengan lebih dari 1000 nyawa melayang, ratusan orang masih hilang belum diketahui nasibnya dan hilangnya ribuan tempat tinggal serta rusaknya berbagai infrastruktur di wilayah terdampak bencana tersebut. Kondisi banjir dan tanah longsor di Sumatra sampai saat ini masih terus berlangsung, karena curah hujan yang masih tinggi, sementara tutupan hutan sudah tidak lagi bisa menampung air dengan volume yang cukup tinggi, karena sudah minimnya serapan air di wilayah sumatra tersebut. Kejadian tersebut berpotensi terjadi di Wilayah Jawa termasuk di Provinsi Jawa Barat, karena deforestasi dan esksploitasi melalui aktifitas tambang yang cukup besar dan tersebar di wilayah Jawa Barat.

Kondisi Deforestasi di Jawa barat
Terjadi perbedaan data dalam melihat luas hutan di Jawa Barat. Berdasarkan data dari Kementrian Lingkungan Hidup tahun 2024, Provinsi Jawa Barat Memiliki Hutan seluas 952,68 ribu hektar. Berbeda dengan data statistik Provinsi Jawa Barat tahun 2022, Jawa Barat memiliki hutan seluas 792.616 ribu hektar. Perbedaan terjadi juga pada data Statistik Nasional tahun 2023, luas Kawasan Hutan dan Konservasi Perairan dan Fungsi Hutan seluas 816.603 ribu hektar. Entah data mana yang akan kita anggap valid, karena memang Indonesia selalu bermasalah dengan data dalam berbagai bidang. Sehingga tidak aneh jika kordinasi dan konsolidasi data sangat lemah di Indonesia. Termasuk data kehutanan ini. Namun hutan yang sangat luas di Jawa Barat tersebut sudah menyusut hingga 43 persen dari luas hutan yang ada, hanya dalam kurun waktu dua tahun (2023-2025). Hal tersebuat berdasarkan data dari Wahana Lingkungan Hidup Jawa Barat yang saya kutip dari berbagai sumber media. Tentu saja angka ini yang akan membuat warga Jawa Barat selalu hidup dalam bayang-bayang bencana ekologis seperti yang terjadi di pulau Sumatra saat ini. Dimana bencana ekologis seperti banjir bandang dan tanah longsor seakan seakan sudah di depan mata. Sehingga angka 43 persen penyusutan luas hutan yang terjadi hanya 2 tahun terakhir menjadikan posisi Jawa barat sangat berbahaya. Disinyalir penyusutan dengan jumlah yang sangat besar tersebut didomiasi oleh alih fungsi lahan, baik melalui area aktifitas tambang, wisata, property maupun Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Bahkan ironisnya banyak program strategis nasional yang memberikan kontribusi pada penyusutan luas hutan yang seharusnya menjadi konservasi di Jawa barat tersebut. Bahkan Ketua Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Barat Iwan Wahyudin dalam beberapa media menyatakan kemirisannya bahwa Hak Guna Usaha (HGU) PTPN yang telah habis masa berlakunya, kini banyak yang dijadikan area kondominium hingga wisata yang berkedok ramah lingkungan.

Aktifitas Tambang di Jawa Barat
Selain deforestasi melalui alih fungsi lahan, kontribusi besar atas penyusutan 43 persen luas hutan di Jawa Barat juga diakibatkan oleh aktivitas tambang, baik yang legal maupun illegal (Perusahaan tambang liar). Walhi Jawa Barat menyebut di Jawa Barat ada pada tahun 2024 tidak kurang dari 54 perusahaan tambang yang sudah habis masa berlakunya, namun pemerintah tidak ada upaya untuk bertindak sampai saat ini. Bahkan ada sekitar 176 titik kegiatan tambang liar (ilegal) di Jawa Barat, yang tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat. Di Kabupaten Sumedang 48 titik, di Tasikmalaya 48 titik, di Kabupaten Bandung 37 titik, di Kabupaten Bogor 23 titik, Cianjur 20 titik, Purwakarta 12 titik dan Cirebon 7 titik. Bisa kita bayangkan jika kondisi ini terus dibiarkan oleh pemerintah, tentu setiap tahun berpotensi terus bertambah jumlahnya, baik Perusahaan tambang yang sudah diberikan izin oleh pemerintah, terlebih aktifitas tambang liar (illegal). Jika kondisi ini terjadi maka, ancaman bencana ekolosi sudah semakin tampak dan jelas. Bahkan saat inipun sudah terlihat berbagai bencana ekologis di Jawa Barat seperti banjir dan tanah longsor di beberapa temapt.

Berita lainnya

Junsam Apresiasi Gebyar Muharram 1448 Hijriah di Desa Limusnunggal

Fentry, Kembali Ramaikan Blantika Musik Dengan Lagu Putri Kecilku

Ateng Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak Serius
Sebetulnya berbagai data deforestasi dan eksploitasi alam di Jawa barat baik melalui alih fungsi lahan dan aktifitas tambang baik yang legal maupun yang ilegal sudah banyak diinformasikan, baik melalui media maupun jurnal-jurnal ilmiah dari berbagai komponen. Namun sampai saat ini saya tidak melihat keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menanganinya. Bahkan yang sangat “menggelikan” dipertontonkan oleh Gubernur Jawa Barat dengan memberikan konvensasi Rp. 50.000,- bagi Masyarakat yang berani menanam pohon. Pertanyaannya ini program Gubernur Jawa Barat apa program Influenser yang sedang mempertahankan followernya di media sosial ? semakin dipertegas, ketika beberapa wilayah di Jawa barat dilanda banjir dan tanah longsor, Gubernur Jawa Barat malah “asyik ngonten” di Sumatra Barat. Terlihat jelas bahwa Pemerintah Jawa Barat tidak menampakan keseriusannya dalam upaya mitigasi dan antisipasi bencana ekologis. Seharusnya bencana Ekologis yang terjadi di Sumatra menjadi Pelajaran yang sangat berharga untuk serius dalam menata lingkungan terutama Kawasan hutan yang sudah menyusut luasnya 43 persen dalam 2 tahun ini. Mitigasi yang seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Jawa barat lebih signifikan dibandingkan dengan menghimbau Masyarakat menanam pohon dengan imbalan Rp. 50.000,-. Mitigasi bencana ekologis bisa dilakukan dengan memverifikasi dan memvalidasi data secara serius terkait deforestasi dan alih fungsi lahan di Jawa barat. Selanjutnya sampaikan kepada publik Perusahaan mana saja yang izinnya sudah habis, Perusahaan mana saja yang melakukan usaha di Kawasan hutan PTPN dan hutan lindung, Perusahaan mana saja yang tidak memiliki izin, Perusahaan tambang siapa saja yang beroperasi secara liar. Sehingga berbagai data yang banyak disampaikan di publik akan mudah terkonfirmasi sebelum melakukan Tindakan pencegahan dan proses hukum bagi Perusahaan yang melanggar hukum dalam proses usahanya.

Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

Junsam Apresiasi Gebyar Muharram 1448 Hijriah di Desa Limusnunggal

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
Junsam Apresiasi Gebyar Muharram 1448 Hijriah di Desa Limusnunggal

AKTUALITA.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP Dapil II, Junaidi Samsudin yang akrab disapa Junsam, menghadiri kegiatan Gebyar Muharram 1448 Hijriah dalam rangka menyambut Tahun...

Read more

Fentry, Kembali Ramaikan Blantika Musik Dengan Lagu Putri Kecilku

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
Fentry, Kembali Ramaikan Blantika Musik Dengan Lagu Putri Kecilku

AKTUALITA _ Fentry, salah satu artis penyanyi wanita yang memulai karir di dunia musik tahun 1982. Penyanyi berdarah Jawa dan Sunda ini saat berusia 14 tahun diajak menyanyi...

Read more

Ateng Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
Ateng Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah

AKTUALITA  –  Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak lanjutan dari kenaikan harga energi global dan pelemahan nilai tukar rupiah...

Read more

PKB Jabar Fest Tegaskan Politik Pelayanan, Cak Imin: Partai Harus Hadir

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
PKB Jabar Fest Tegaskan Politik Pelayanan, Cak Imin: Partai Harus Hadir

AKTUALITA - Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa partai politik harus hadir di tengah masyarakat tidak hanya saat momentum pemilu, tetapi juga melalui pelayanan, pemberdayaan,...

Read more

DPC Partai Gerindra Kota Depok Siapkan 100 Beasiswa S1 untuk Kader

by Arsyit Syarifudin
June 15, 2026
0
DPC Partai Gerindra Kota Depok Siapkan 100 Beasiswa S1 untuk Kader

AKTUALITA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok resmi menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik (STIHP) Pelopor Bangsa melalui penandatanganan program beasiswa pendidikan...

Read more
Next Post
Peringati Hari Lahir ke-7, Vinus Bagikan dan Tanam 7.000 Bibit Pohon di DAS Ciliwung-Cisadane

Peringati Hari Lahir ke-7, Vinus Bagikan dan Tanam 7.000 Bibit Pohon di DAS Ciliwung-Cisadane

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

‎Dishub Gemboskan Ban Puluhan Kendaraan yang Nekat Parkir Liar

‎Dishub Gemboskan Ban Puluhan Kendaraan yang Nekat Parkir Liar

April 13, 2026
PPSI Kabupaten Bogor Akan Gelar Jambore Bersejarah, Ribuan Pesilat se-Jabar Bakal Padati Pakansari

PPSI Kabupaten Bogor Akan Gelar Jambore Bersejarah, Ribuan Pesilat se-Jabar Bakal Padati Pakansari

February 23, 2026
Berbagi Kasih, Pemdes Limusnunggal Santuni Ratusan Anak Yatim

Berbagi Kasih, Pemdes Limusnunggal Santuni Ratusan Anak Yatim

March 22, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW