AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Desa Kemang bersama warga menggelar kegiatan gotong-royong membersihkan aliran Kali Cibeteng dan Kali Cikeyep sebagai upaya mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras. Kegiatan tersebut berlangsung di titik pertemuan dua aliran sungai di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (19/04/26).
Kegiatan gotong royong melibatkan warga dari RW 05 dan RW 06, serta unsur RT/RW dan aparatur Pemerintah Desa Kemang. Pembersihan difokuskan pada pengangkatan sampah dan material kayu yang menyumbat aliran sungai, yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah hilir.
Kepala Desa Kemang H. Entang Suana mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata mencegah banjir yang terus berulang, khususnya di wilayah rawan terdampak.
“Pagi ini alhamdulillah warga Desa Kemang, khususnya RW 05 dan RW 06, bersama-sama melaksanakan gotong royong di Kali Cibeteng. Karena saat hujan deras, kali ini sering meluap dan menyebabkan banjir, terutama di wilayah RW 05 dan RW 06,” ujar Entang dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, titik pertemuan Kali Cibeteng dan Kali Cikeyep menjadi lokasi krusial karena kerap menjadi tempat menumpuknya sampah kiriman dari wilayah hulu, termasuk dari arah Bojong, Situ Parakan Jaya, dan Situ Salabenda.
Menurutnya, tumpukan sampah dan batang pohon yang menyumbat aliran air menjadi pemicu banjir ketika debit air meningkat.
“Di titik temu ini banyak sampah tertahan dan menumpuk. Ini harus kita angkat bersama agar aliran air kembali lancar. Jika tersumbat, saat hujan deras air meluap dan menyebabkan banjir di wilayah hilir,” jelasnya.
Selain melakukan pembersihan sungai, ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke aliran kali, karena dampaknya dirasakan warga di kawasan bawah atau hilir.
“Saya menghimbau kepada seluruh warga, jangan membuang sampah ke kali. Karena yang terdampak banjir justru masyarakat di hilir. Kesadaran bersama sangat penting untuk mencegah bencana ini,” tegasnya.
“Pemerintah Desa Kemang memastikan kegiatan gotong royong serupa akan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan sungai sekaligus mitigasi bencana banjir,” pungkasnya.
(Retza)









