Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

Banyak Pihak yang Menikmati, Warga Mau Buka-bukaan Makam Cohak

sayyev by sayyev
July 20, 2023
in Hukum dan Kriminal
0
Banyak Pihak yang Menikmati, Warga Mau Buka-bukaan Makam Cohak

ilustrasi

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Warga Kampung Cohak Desa Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengaku siap buka-bukaan soal proses relokasi makam Cohak yang terkena proyek Tol Cimaci. Warga mengaku akan membuka semua fakta terkait dugaan penyimpangan dan dan penyalahgunaan dan relokasi makam yang mencapai miliaran rupiah.

Warga juga mengaku siap jika masalah relokasi tersebut dibawa ke ranah hukum agar terbukti siapa saja oknum yang memanfaatkan proses relokasi makam tersebut untuk mencari keuntungan pribadi.

“Warga pada saat proses relokasi banyak yang dilibatkan. Jadi saksi hidupnya masih ada dan bisa dimintai ketarangan atau dikroscek mengenai proses relokasi makam Cohak dan untuk apa saja anggaran pemerintah itu dimanfaatkan,” kata salah satu warga Kampung Cohak, HR beberapa waktu lalu.

Berita lainnya

Selundup Burung, AA Terancam 15 Tahun Penjara

Polsek Citeureup Ringkus Dua Pengamen, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

Polsek Jonggol Amankan Pengedar Obat Terlarang Berkedok Pedagang Cilok

Menurut dia, banyak hal janggal pada saat proses relokasi makam kampung Cohak yang jumlahnya hampir 2500 makam. Selain pengadaan material yang terkesan ditutup-tutupi dan tidak transparan, makam yang dipindahkan ke lokasi baru juga tidak mencapai 2500. Karena banyak makam yang tidak ada jasadnya dan hanya dipindah berupa tanah dibungkus kain kaffan.

“Untuk soal material seperti batu nisan, yang bertanggungjawab untuk pengadaan batu nisan terkesan tidak transparan dan membeli dari penjual yang jauh. Padahal disini juga banyak batu nisan dan harganya lebih murah. Karena ini satu nisan harganya mencapai Rp 300 ribu,” tukasnya.

Selain itu, lanjut HR, jumlah makam yang dipindahkan juga tidak semuanya ada. Karena banyak yang dipindah hanya berupan tanah yang dibungkus batu nisan. Dan hal itu, juga berpengaruh terhadap ahli waris yang seharusnya menerima kompensasi. Karena jika makam itu fiktif lalu siapa yang akan menerima kompensasi sebesar Rp 500 ribu untuk ahli waris.

“Ini kan sudah tidak benar, karena yang dipindah itu tidak ada jasadnya. Karena memang tidak ada makam disitu. Jadi dipaksakan agar semua yang dipindah itu mencapai 2500 makam. Belum lagi dana kompensasi untuk ahli waris dari makam fiktif yang dipindahkan itu siapa yang menerima. Bayangkan jumlahnya mencapai ribuan makam kalau dikalikan 500 ribu per ahli waris maka dikemanakan uang kompensasi yang mencapai ratusan juta itu,” tegasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Amil Pudin mengatakan, uang yang diterimanya dari pihak tol tidak akan diperiksa oleh siapapun. Dirinya menyebut banyak pihak yang juga ikut menikmati anggaran itu. “Memang tidak minta, tapi hampir 100 juta lebih dana keluar untuk beberapa pihak,” ungkapnya saat dikonfirmasi didampingi Ketua BPD.

Amil Pudin menjelaskan, untuk semua makam yang dipindahkan ada ahli warisnya, dan sampai saat ini dirinya masih menyimpan nomor hp para ahli waris, dan kebanyakan dari mereka itu tidak ada yang protes.

“ Jadi, ada ahli waris yang lupa nama buyutnya, nama neneknya, dan kelemahan kami tidak kami buat satu pintu. Jadi, ada yang daftar ke saya yang mengaku ahli waris, juga ada ke panitia lain, sehingga dobel, “ dalihnya.

Dirinya percaya diri semua laporan yang sudah disampaikan kepada pihak Pemda tidak akan diperiksa oleh pihak terkait karena menurut pihak tol tidak ada pemeriksaan untuk uang relokasi makam.

“Pak Eko juga nerima, dan berkas juga sudah diterima dia,” pungkas Amil Pudin.

** Taufik/Nay

Tags: makam Cohak
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Selundup Burung, AA Terancam 15 Tahun Penjara

by Arsyit Syarifudin
April 19, 2026
0
Selundup Burung, AA Terancam 15 Tahun Penjara

AKTUALITA.CO.ID _ Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sulawesi menunjukkan komitmen tegas dalam memerangi perdagangan satwa liar ilegal. Berkas perkara kasus kepemilikan 24 ekor satwa dilindungi di Manado...

Read more

Polsek Citeureup Ringkus Dua Pengamen, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
Polsek Citeureup Ringkus Dua Pengamen, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

AKTUALITA.CO.ID – Jajaran Kepolisian Polsek Citeureup Polres Bogor berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan peredaran obat-obatan terlarang. Keduanya terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan yang diduga...

Read more

Polsek Jonggol Amankan Pengedar Obat Terlarang Berkedok Pedagang Cilok

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
Polsek Jonggol Amankan Pengedar Obat Terlarang Berkedok Pedagang Cilok

AKTUALITA.CO.ID – Anggota Unit Reskrim Polsek Jonggol berhasil mengamankan seorang pelaku penjualan obat-obatan terlarang jenis tramadol dan sejenisnya, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 19.50 WIB. Penangkapan dipimpin langsung...

Read more

‎Nyawa Terancam! Ibu Korban Pelecehan di Gunung Putri Minta Perlindungan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
‎Nyawa Terancam! Ibu Korban Pelecehan di Gunung Putri Minta Perlindungan

AKTUALITA.CO.ID – Rasa takut luar biasa kini menghantui Yuliana (42) dan anak-anaknya. Usai melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ayah tiri berinisial I (43), Yuliana kini meminta...

Read more

‎Polisi Ringkus Diduga Bandar Obat Terlarang di Bogor, Ribuan Butir Diamankan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
‎Polisi Ringkus Diduga Bandar Obat Terlarang di Bogor, Ribuan Butir Diamankan

AKTUALITA.CO.ID — Jajaran kepolisian Polsek Babakan Madang, Polres Bogor, berhasil meringkus seorang pria berinisial AM (29) yang diduga sebagai bandar obat-obatan terlarang. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan ribuan...

Read more
Next Post
Desa Mampir Dikunjungi Tim PKK Kabupaten Bogor

Desa Mampir Dikunjungi Tim PKK Kabupaten Bogor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Surat Permohonan Pembatalan yang Baru Diminta BPN Bogor 2 Minta 

Surat Permohonan Pembatalan yang Baru Diminta BPN Bogor 2 Minta 

June 6, 2023
Gandeng Muspika, Yayasan Budiasih Tanam 2.000 Pohon di Sukamakmur

Gandeng Muspika, Yayasan Budiasih Tanam 2.000 Pohon di Sukamakmur

November 28, 2024

Jum’at Berkah Ala Satuan Propam Polres Bogor

October 4, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW